Bacaan: Kejadian 8:12-14
Nats: …..kemudian Nuh membuka tutup bahtera itu dan melihat-lihat; ternyata muka bumi sudah mulai kering (Keadian 8:13)
Dalam bacaan sebelumnya, Nuh sudah melepaskan burung gagak dan burung gagak itu kembali. Lalu Nuh melepaskan burung merpati sebanyak dua kali dan keduanya juga kembali. Hal ini menunjukkan bahwa air belum surut dan burung merpati belum mendapatkan tempat untuk berteduh. Kemudian, Nuh melepaskan burung merpati untuk ketiga kalinya dan akhirnya burung itu tidak kembali. Itu tanda bahwa tempat untuk hidup sudah mulai ada.
Kemudian Nuh membuka bahtera dan melihat bahwa tanah sudah mulai kering. Bayangkan betapa senangnya mereka! Setelah lama menunggu, akhirnya mereka tahu bahwa Tuhan sedang mempersiapkan tempat baru bagi mereka.
Kadang kita juga harus menunggu—menunggu doa dijawab, menunggu keadaan membaik, atau menunggu saat yang tepat untuk melakukan sesuatu. Menunggu memang tidak selalu mudah, tetapi Tuhan sedang bekerja, sama seperti Ia mengeringkan bumi untuk Nuh. Tuhan selalu punya waktu terbaik bagi kita!
Aktivitas : “Kartu Kesabaran”
Cara membuat:
- Sediakan kertas untuk membuat kartu pengingat.
- Kemudian gambarlah bahtera kecil. Pada bagian bawah bahtera tulislah kalimat: “Aku mau sabar seperti Nuh.”
- Di bagian belakang kartu, tuislah satu kalimat doa sederhana, misalnya:
“Tuhan, tolong aku menunggu dengan sabar.”
Doaku: Tuhan Yesus terima kasih jika Engkau selalu setia menemani aku, Amin