Kembali Lagi Pancaran Air Hidup Junior 16 Januari 2026

16 January 2026

Bacaan: Kejadian 8:10-11
Nats: Menjelang waktu senja pulanglah burung merpati itu mendapatkan Nuh, dan pada paruhnya dibawanya sehelai daun zaitunyang masih segar (Kejadian 8:11)

Setelah hujan besar yang menutupi seluruh bumi, Nuh dan keluarganya menunggu dengan sabar di dalam bahtera. Mereka tidak tahu kapan akan keluar, tetapi mereka percaya bahwa Tuhan pasti menolong. Meskipun mereka menunggu kapan air surut, bukan berarti bahwa Nuh hanya diam saja. Ia berusaha mengetahui apakah air sudah surut atau belum.

Adapun cara yang dipakai untuk mengetahui apakah air sudah surut atau belum dengan cara ia melepaskan seekor burung merpati. Ketika merpati itu kembali, ia membawa daun zaitun yang segar. Itu adalah tanda harapan! Artinya, pohon-pohon sudah mulai muncul kembali dan sebentar lagi mereka bisa keluar dari bahtera. Yach…harapan untuk bisa keluar dari bahtera akan segera terwujud.

Seperti daun zaitun untuk Nuh, Tuhan juga memberi kita harapan setiap hari melalui firman-Nya, keluarga, teman, atau kehadiran orang yang menyemangati kita. Tuhan selalu punya cara untuk menunjukkan kasih-Nya. Kita hanya perlu percaya dan sabar menunggu seperti Nuh.

Aktivitas : “Burung Merpati Pembawa Harapan”

1. Gambarlah burung merpati di selembar kertas. Jika kamu tidak bisa menggambar, kamu bisa minta tolong anggota keluargamu

2. Di paruh merpati, gambar atau tempel daun kecil (boleh digambar atau menggunakan daun asli).

3. Tuliskan di bawah gambar: “Tuhan selalu memberi harapan.”

Doaku : Tuhan Yesus, ajarlah aku untuk selalu berharap dan mengandalkan Engkau dalam perkataan dan tindakanku, Amin

Renungan Harian

Renungan Harian Anak