Bacaan: Matius 18:21-35
Nats: “Yesus berkata kepadanya: “Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.” (Matius 18:22)
Rita sangat marah pada Brian karena Brian telah menghilangkan pensil kesayangannya. Rita tidak mau memaafkan kesalahan Brian meskipun Brian telah meminta maaf pada Rita. Akibatnya, Rita selalu menghindar jika bertemu dengan Brian. Rita tidak mau lagi berurusan dengan Brian karena Rita tidak mau memaafkan kesalahan Brian yang telah menghilangkan pensil kesayangannya.
Sudah dua minggu lamanya Rita selalu menghindari Brian sampai suatu ketika Rita dan Brian ditunjuk oleh ibu guru mewakili sekolahnya untuk mengikuti Olympiade Matematika. Dengan berbagai macam cara, Rita membuat alasan pada ibu guru untuk tidak mengikuti Olympiade itu, meskipun dalam hati Rita sangat senang dipilih menjadi peserta Olympiade. Alasannya sangat sederhana. Rita tidak ingin bertemu dengan Brian. Setiap kali ia melihat wajah Brian, hatinya sangat marah. Rita belum bisa memaafkan kesalahan Brian.
Brian menemui ibu guru dan menceritakan kejadian dua minggu lalu yang menyebabkan Rita tidak mau berteman dengan Brian. Sebetulnya Brian tidak menghilangkan pensil kesayangan Rita. Pensil itu masih ada di tasnya, tetapi pensil itu patah karena diinjak oleh Sasha. Brian mau menjelaskan pada Rita tentang pensil itu, tetapi ia takut karena Brian tahu bahwa pensil itu adalah pensil kesayangan Rita. Oleh sebab itu Brian menyimpan pensil itu dan berjanji akan mengembalikan pensil itu dengan utuh. Lalu ia pergi ke berbagai macam toko untuk menemukan pensil yang sama persis dengan pensil Rita. Dan akhirnya ia menemukan. Namun sayang, Rita tidak mau bertemu dengannya. Mendengar penjelasan Brian, ibu guru berjanji akan membantu Brian untuk bisa bertemu dengan Rita agar Brian bisa menjelaskan duduk perkaranya.
Teman-teman, berilah saran, bagaimana caranya agar ibu guru dapat mempertemukan Brian dengan Rita. Tulislah pendapatmu pada selembar kertas ya:
Pendapatmu: ….
Doaku: “Tuhan, aku juga pernah membuat hati temanku sedih karena aku menggodanya sampai ia menangis. Ampunilah aku, Amin.”