Teman Sejati Renungan Harian Anak 16 September 2019

Bacaan: 2 Samuel 15:13-25
Nats: Tetapi Itai menjawab raja : “Demi TUHAN yag hidup, dan demi hidup tuanku raja, di mana tuanku raja ada, baik hidup maupun mati, di situ hambamu juga ada” (2Samuel 15:21)

Sinta adalah murid baru di kelas 2 SD. Sebagai murid baru, Sinta belum mempunyai banyak teman, tetapi ia berusaha bergaul dengan semua murid yang ada di kelasnya. Sinta berusaha berteman dengan siapa saja, seperti yang dipesankan oleh mama dan papanya.

Pada suatu hari, Sinta merangkul Titin yang sedang menangis. Teman-teman yang lain tidak ada yang berani mendekati Titin, karena Titin adalah teman yang sangat cerewet, tetapi Sinta tidak peduli. Sinta tetap mendekati Titin yang jatuh dan lututnya sedang berdarah. Bagi Sinta, Titin membutuhkan pertolongan dan dia siap menolong. Melihat Sinta merangkulnya, hati Titin agak tenang. Pelan-pelan, Titin bisa mengatasi rasa sakitnya dan Titin sangat berterima kasih kepada Sinta karena mau menemaninya meskipun Sinta belum kenal dengannya. Tetapi….sejak peristiwa itu Titin dan Sinta menjadi sabahat.

Itulah yang terjadi dengan Itai. Itai adalah pegawai baru raja Daud, tetapi Itai telah menetapkan hati untuk mengikuti raja Daud ke manapun raja pergi. Padahal pada saat itu, raja Daud sedang dikejar-kejar oleh Absalom untuk dibunuh tetapi Itai tetap mau mengikuti raja Daud baik dalam suka maupun susah.

Akh….senangnya punya teman yang selalu ada ketika kita susah maupun senang. Tentu Tuhan juga menginginkan kita menjadi teman yang selalu ada baik senang maupun susah.

Aktivitas: Coba kamu renungkan :

  1. Apakah kamu termasuk orang  yng bisa jadi teman baik senang maupun susah?
  2. Apa kendalanya untuk jadi teman dalam senang dan susah ?

Doa : “Tuhan, ajarlah aku untuk  menjadi teman dalam kedaan senang dan susah, Amin”

 

Bagikan Entri Ini:

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •