Bacaan: 2 Samuel 7:1-17
Nats: “Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya”(2 Samuel 7:13)
Daud mempunyai keinginan untuk mendirikan rumah bagi tabut Tuhan. Tabut Tuhan selalu dibawa-bawa jika bangsa Israel menghadapi peperangan. Bagi bangsa Israel, tabut Tuhan adalah tanda kehadiran Tuhan. Karena tabut Tuhan selalu dibawa ke manapun Daud berperang, Daud merasa bahwa tabut Tuhan tidak mempunyai rumah.
Dalam bacaan hari ini dikatakan bahwa Daud sudah hidup tenang, artinya ia sudah jarang melakukan peperangan karena Tuhan telah memberi keamanan pada bangsa Israel maka ia ingin tabut Tuhan ditempatkan sebuah tempat yang baik seperti dirinya mempunyai rumah yang bagus dan megah. Daud ingin membangun rumah untuk tabut Tuhan.
Apakah Tuhan merestui rencana Daud? Melalui nabi Natan, Tuhan tidak merestui rencana Daud. Tuhan sudah mempunyai rencana sendiri. Meskipun Tuhan tidak merestui, Tuhan tetap memberkati Daud dan keluarganya. Itulah janji Tuhan pada Daud.
Teman-teman, melalui cerita ini kita dapat belajar bahwa tidak semua keinginan kita dipenuhi oleh Tuhan. Meskipun tidak semua keinginan dipenuhi oleh Tuhan, Tuhan tetap menyayangi kita. Buktinya Tuhan memberi kita kesehatan, makanan yang cukup dan diberi kesempatan untuk bersekolah.
Tentu kalian pernah membuat janji. Nah sekarang coba tulislah janji-janji yang pernah kamu buat!
- Janji-janji ynag telah kamu tepati:
- …
- …
- …
- dst…
- Janji-janji yang belum kamu tepati:
- …
- …
- …
- dst…
Doaku: “Aku ingin dapat selalu menepati setiap janji-janjiku ya, Tuhan mampukanlah, Amin”.