Lakukan Dan Lupakan Pancaran Air Hidup Junior 16 Juni 2025

16 June 2025

Bacaan: Matius 6: 1-4
Nats: “Jadi apabila engkau memberi sedekah, janganlah engkau mencanangkan hal itu, seperti yang dilakukan orang munafik di rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong, supaya mereka dipuji orang.” (Matius 6: 2)

Ibunya Bayu membuat kue setiap pagi untuk dijual. Jika jumlahnya lebih, maka Bayu membawanya untuk bekal ke sekolah. Sampai di sekolah, Bayu juga membagikannya untuk beberapa teman. Pada suatu hari, tidak ada kelebihan kue yang bisa dibawa Bayu ke sekolah. Jadi Bayu pergi ke sekolah tanpa membawa bekal.

Pada siang harinya, Bayu pulang dengan wajah cemberut. Bayu menggerutu karena teman-temannya tidak ada yang berbagi kue dengannya. Biasanya, Bayu sering berbagi kue dengan mereka tapi tida ada seorang pun yang membalas kebaikannya itu. Ibu mendekati Bayu dan berkata, “Nak, jika ingin berbuat baik, maka lakukanlah dan lupakanlah. Kalau masih mengingat-ingat, berarti kamu belum tulus dalam memberi.” Setelah mendengar kata-kata ibu, Bayu jadi tahu kalau sikapnya salah.

Memang benar kata ibunya Bayu, ya teman-teman. Memberi dengan tulus berarti tidak mengharapkan pujian ataupun balasan. Jika kita benar-benar tulus saat memberi, maka Tuhan sendiri yang akan membalas sesuai dengan kehendak dan rencana-Nya.

Doaku: Tuhan Yesus, kiranya aku bisa memiliki hati yang tulus dalam mengasihi seperti yang Engkau ajarkan. Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak