Membeli Karunia? Pancaran Air Hidup Junior 12 Juni 2022

Bacaan: Kis.Para Rasul 8: 18-25
Nats:Ketika Simon melihat, bahwa pemberian Roh Kudus terjadi oleh karena rasul-rasul itu menumpangkan tangannya, ia menawarkan uang kepada mereka.” (ay 18)

Teman-teman yang dikasihi Tuhan, setelah kita belajar dari kisah Ananias dan Safira, kali ini kita belajar juga tentang kisah Simon. Kisah Ananias–Safira dan kisah memiliki kesamaan yakni menceritakan tentang uang. Ananias–Safira menggambarkan persembahan sedangkan Simon menceritakan menawarkan uang kepada rasul.

Teman-teman pasti pernah pergi ke toko atau supermarket. Membeli barang yang ingin kita dapatkan atau butuhkan. Misalnya teman-teman disuruh ibu atau ayah untuk membeli kopi sachet (kemasan), pastinya teman-teman pergi ke toko atau supermarket untuk membeli kopi sachet tersebut. Apa yang terjadi jika toko tersebut tidak menjual kopi
sachet? Pastinya teman-teman pergi ke toko lain atau kembali pulang ke rumah.

Simon memiliki pemahaman yang salah, bahwa Roh Kudus bisa dijual belikan. Dengan menawarkan uang kepada Rasul, Simon merasa dirinya dapat menerima Roh Kudus. Para Rasul menegur dan mengarahkan Simon untuk segera bertobat, mengakui kesalahannya dan kembali hidup benar sesuai dengan firman Tuhan.

Teman-teman dari kisah ini kita belajar bahwa Roh Kudus adalah sebuah karunia pemberian dari Tuhan Yesus. Roh Kudus merupakan perwujudan dari Kuasa Tuhan Yesus. Oleh karena itu adanya Roh Kudus semua berasal dari penyertaan Tuhan.

Dibawah ini ada beberapa hal. Pililhlah mana yang bisa dibeli dan mana yang merupakan karunia!

  • Bimbingan Belajar
  • Rajin Belajar
  • Sapu, Kemoceng
  • Bernyanyi
  • Kamera, Laptop, Handphone
  • Buku Doa
  • Membuat Video
  • Rajin Berdoa

Doaku:Mampukan kami Ya Tuhan untuk bisa menerima Anugerah dan Talenta yang Tuhan telah beri, Amin.”

 

Bagikan Entri Ini: