Tuhan Setia Pancaran Air Hidup Junior 11 September 2022

Bahan Bacaan: Yesaya 54: 6- 9
Nats:… Hanya sesaat lamanya Aku meninggalkan engkau, tetapi karena kasih sayang yang besar Aku mengambil engkau kembali.” (Yesaya 54:7)

Teman-teman, pernahkah kalian dimarah orang tua karena melakukan kesalahan? Pasti kalian akan menjawab pernah. Lalu pernahkah kalian meminta maaf atas kesalahan yang kalian lakukan? Jika pernah, apa reaksi orang tuamu ketika kamu meminta maaf? Saya yakin ketika kamu meminta maaf pasti orang tuamu tidak lagi memarahimu. Mengapa bisa seperti itu? Karena mereka sayang kepada kita, meskipun kita melakukan salah, orang tua tetap dengan setia dan sabar akan mengarahkan kita.

Begitu juga sikap Tuhan kepada bangsa Israel. Ketika bangsa Israel meminta maaf kepada Tuhan, maka surutlah amarah Tuhan dan Tuhan memaafkan mereka. Seperti Tuhan sayang kepada bangsa Israel, Tuhan juga sayang kepada kita. Melalui orang tua kita, Tuhan menunjukkan kasih sayangNya kepada kita. Seperti orang tua yang setia menemani kita dan terus menjaga kita, demikian juga Tuhan setia dan menjaga kita dalam pertumbuhan kita.

Teman-teman, untuk bersikap setia tidaklah mudah. Nah…sekarang tulislah pada selembar kertas apa saja penyebab kita sulit sekali berlaku setia kepada Tuhan:

  1. … dst

Doaku:Terimakasih Tuhan untuk kasih setia Tuhan kepadaku melalui orang tuaku. Ingatkanlah aku jika aku mulai tidak setia kepada-Mu, Amin.

 

Bagikan Entri Ini: