Berani Karena Benar Pancaran Air Hidup Junior 1 Agustus 2022

1 August 2022

Bacaan: Roma 1: 16-17
Nats:Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.“ (Roma 1: 16-17)

Suatu hari, ketika Andi sedang bermain bersama teman-temannya, mereka melewati pohon mangga. Di sekitar pohon mangga itu sepi, tidak ada orang lain. Buah mangga yang tergantung di pohon itu terlihat sangat menggiurkan. Lalu teman-teman Andi mengajak untuk mengambil buah mangga itu, tidak perlu ijin kepada pemilik pohon mangga itu. Tetapi Andi teringat bahwa perbuatan itu adalah mencuri, dan itu tidak boleh dilakukan. Lalu Andi mengingatkan teman-temannya untuk tidak mengambil buah mangga itu tanpa ijin terlebih dahulu. Tetapi teman-temannya tetap berniat mengambil buah mangga itu dan bahkan mengejek Andi sebagai anak yang sok baik.

Teman-teman, pernahkah kalian mengalami kejadian yang serupa dengan Andi, dainggap sok baik? Terkadang melakukan dan membela kebenaran harus menghadapi banyak tantangan, demikian juga ketika kita harus menjadi saksi Injil yang merupakan kebenaran Allah.

Tetapi Rasul Paulus mengingatkan bahwa kita tidak perlu malu dan takut menjadi saksi Injil. Ketika kita menyadari bahwa Injil adalah kebenaran tentang karya keselamatan Kristus yang kita imani, maka kita harus berani menjadi saksi Kristus. Meskipun ada tantangan yang harus dihadapi dalam menjadi saksi Injil, tetapi Injil itu sendiri yang akan menjadi kekuatan Allah bagi kita.

Lengkapi kalimat berikut yang merupakan bagian dari Roma 1: 17

Ora_ _  be_ar a_ _n hi_up o_eh i_an

Doaku:Terima kasih Tuhan atas keselamatan yang Engkau berikan kepadaku. Ajar aku untuk berani dan tidak malu menjadi saksiMu dengan melakukan kebaikan dan membela kebenaran. Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak