Sujud Menyembah dan Berseru

Bacaan : Mazmur 99 : 1 – 9 | Pujian: KJ 457
Nats: “Tinggikanlah TUHAN, Allah kita, dan sujudlah menyembah kepada tumpuan kaki-Nya! Kuduslah Ia! Musa dan Harun di antara imam-imam-Nya, dan Samuel di antara orang-orang yang menyerukan nama-Nya. Mereka berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab mereka.” [ayat 5 – 6]

Hari ini adalah hari Senin, hari pertama dalam hari kerja seminggu untuk orang pada umumnya. Hari pertama adalah penting sebagai start untuk mencapai finish. Sebagai start maka orang harus melakukan pekerjaan/ kegiatan dengan vitalitas yang tinggi. Vitalitas yang tinggi yang diperlukan ini bukan sekadar secara fisik, tetapi juga secara mental dan rohani. Dengan begitu orang akan dapat melakukan pekerjaan/ kegiatan dengan semangat, dengan proses yang benar dan hasil (kinerja) yang baik.

Untuk itu, diserukan oleh pemazmur supaya semua bangsa sujud menyembah Tuhan dan berseru kepadaNya. Penyembahan kepada Tuhan menjadi wujud penyerahan diri kepadaNya, wujud bakti atau kesediaan untuk taat kepada hukum-hukum dan perintahNya. Seruan kepada Tuhan merupakan permohonan kepada Tuhan untuk melindungi, membimbing dan memberkati. Penyembahan dan seruan kepada Tuhan itu dilakukan dengan sujud kepadaNya, artinya dilakukan dengan kesungguhan, dengan sengaja, dengan niat sendiri, bukan sebagai formalitas dan bukan sekedar rutinitas. Dengan begitu, pemazmur meyakinkan bahwa Tuhan menjawab permohonan umatNya. Tuhan melindungi, membimbing dan memberkati.

Begitulah sebaiknya kita mengawali segala pekerjaan dan kegiatan kita. Lebih-lebih mengingat banyaknya pencobaan, kejamnya tantangan dan persaingan, serta beratnya beban tugas dan tanggung jawab kita. Tanpa pertolongan, lindungan, bimbingan dan berkat Tuhan, kita tidak akan mampu mengalahkan pencobaan, menerjang tantangan dan memikul beban tugas dan tanggung jawab. Lebih-lebih mengingat bahwa kita dipanggil untuk bisa menjadi berkat Tuhan bagi semua ciptaan. Bagaimana kita bisa menjadi berkat jika kita kalah terhadap pencobaan, takut melangkah dan menyerah atau putus asa memikul beban tugas dan tanggung jawab? [st]

“Sujud sembah dan berserulah kepada Tuhan, hidupmu pasti tertolong!”

 

Bagikan Entri Ini: