Bacaan: Yehezkiel 20 : 39 – 44 │ Pujian: KJ. 254 : 1
Nats: “Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada masa Aku, oleh karena nama-Ku, tidak memperlakukan kamu selaras dengan tingkah lakumu yang jahat dan busuk, hai kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH.” (Ayat 44).
Ada sebuah ungkapan yang menyatakan bahwa kesempatan tidak datang dua kali. Ungkapan ini menggambarkan bahwa manusia harus bijaksana dalam menggunakan kesempatan yang diberikan Tuhan kepadanya. Ketika kesempatan itu lewat, maka akan membuahkan sebuah penyesalan dalam kehidupan manusia. Untuk itu berbahagialah ketika kita masih diberi kesempatan hidup terlebih pengampunan dari Tuhan. Kesempatan hidup yang Tuhan berikan adalah anugerah Allah bagi kita. Dengan mengisi hidup kita dengan baik dan melakukan hal-hal yang berkenan di hadapan Tuhan berarti kita mampu menggunakan kesempatan hidup kita dengan baik.
Bangsa Israel adalah salah satu bangsa yang berbahagia, karena mereka mendapatkan pengampunan dan kesempatan untuk membangun kembali Bait Allah, setelah sekian lama mereka meninggalkan Allah dan memuja dewa-dewa. Berita bahagia atas pemulihan Israel dibawa oleh Nabi Yehezkiel di tengah bangsa itu agar mereka menyadari bahwa hanya Tuhan yang berkenan memberikan kesempatan dan pengampunan atas segala dosa-dosa yang mereka lakukan. Pemulihan yang terjadi atas bangsa Israel membuat seluruh bangsa terkagum akan kuasa Allah. Dengan dipulihkannya kembali kehidupan bangsa Israel, mereka menyadari dosa-dosa mereka kepada Tuhan dan mendapatkan kesempatan yang baru untuk hidup penuh damai.
Mari kita bercermin dari kehidupan bangsa Israel, selagi kita diberi kesempatan oleh Tuhan. Jalanilah hidup dengan bijaksana bersama dengan Tuhan, jangan menunda! Sekalipun dalam setiap kesempatan hidup ada tantangan, keraguan, ketakutan, masalah dan masih sering melakukan dosa. Mari belajar untuk segera berbalik pada Tuhan, fokus dan andalkan Tuhan serta memohon pengampunan kepada-Nya. Mari belajar mengampuni dengan sungguh-sungguh, karena kesempatan pengampunan dari Tuhan masih menanti kita, agar damai dan sejahtera Allah mengiringi setiap perjalanan hidup kita. Amin. [Ry].
“Sesalilah dosamu dan segera ingat Tuhan selagi ada kesempatan.”