Kesempatan Pancaran Air Hidup 6 Juni 2025

6 June 2025

Bacaan: Galatia 6 : 7 – 10  |  Pujian: PKJ. 274
Nats: “Karena itu, selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, …” (Ayat 10)

Hidup ini adalah kesempatan, hidup ini untuk melayani Tuhan
Jangan sia-siakan waktu yang Tuhan ‘bri, hidup ini hanya sementara

Tentu kita tidak asing dengan lirik lagu tersebut, bahkan mungkin saat membaca kalimat di atas tanpa sadar kita ikut menyanyikannya. Lagu ‘Hidup Ini adalah Kesempatan’ biasanya menjadi lagu favorit warga adi yuswa. “Bagaimana dengan orang-orang muda? Apakah kesadaran akan berharganya kesempatan hidup itu hanya terkait dengan usia senja? Apakah harus menunggu tua baru memikirkan kesempatan?” Demikian kalimat reflektif yang patut kita renungkan.

Paulus menasihati umat di Efesus agar mereka menggunakan kesempatan dengan baik. Kesempatan dimaknai sebagai waktu yang dianugerahkan Tuhan agar umat bisa berbuat baik. Dalam bahasa Yunani ada 2 kata yang biasa digunakan untuk menjelaskan kata ‘waktu’, yaitu kronos (lebih mengarah pada momen) dan kairos (hari, jam, dsb). Di ayat nats kita hari ini, kata Yunani yang digunakan adalah kronos. Artinya bukan sekedar tentang hari dan jam, melainkan waktu sebagai sebuah momen yang mengandung kesempatan. Kapankah kesempatan itu? Sekarang, bukan kemarin atau besok, karena tidak ada seorang pun yang bisa mengubah yang telah terjadi atau mengatur yang akan terjadi. Saat inilah yang kita punya. Karenanya Paulus mengajak agar umat bijak menjalani hidup saat ini, agar mereka tidak hanya memikirkan dirinya sendiri namun saling mengingatkan serta menjaga diri dari kesombongan. Jadi, perbuatan baik yang dimaksud oleh Paulus bukan hanya terkait memberi atau berbagi, namun juga kesediaan untuk saling menjaga agar tetap hidup, dan tidak lagi dikuasai oleh maut sebagai upah dari dosa.

Dalam hidup sehari-hari, kadang kita tergoda untuk menyempitkan pengertian berbuat baik dengan memberi orang yang berkekurangan, melakukan aksi sosial, mengunjungi anak terlantar, dsb. Perbuatan baik kita bayangkan sebatas kegiatan memberi dan membuat orang lain senang. Padahal ada perbuatan baik yang mewujud dalam teguran, ketegasan, dan peringatan, itulah yang diundangkan untuk kita lakukan, bukan dalam rangka merendahkan sesama, tetapi agar semua orang bisa tetap berada dalam hidup. Mari menjadi baik sekarang! Jangan menunggu sampai besok, karena sekaranglah kesempatan yang kita punya. Amin. [WE].

“Sekaranglah kesempatan kita untuk berbuat baik!”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak