Penggarap Yang Menghasilkan Buah Pancaran Air Hidup 4 Oktober 2026

4 October 2026

Bacaan: Matius 21 : 33 – 46  |  Pujian: KJ. 341
Nats: “Sebab itu, Aku berkata kepadamu bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari kamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.” (Ayat 43)

Perumpamaan merupakan hal yang tidak asing lagi bagi kita. Dalam Alkitab, Yesus sering kali menggunakan perumpamaan untuk mengajar para murid-Nya. Mengapa Yesus menggunakan perumpamaan? Karena Ia ingin mereka mengerti hal yang Ia ajarkan dengan bahasa dan hal-hal yang dekat dengan keseharian mereka. Tidak jarang perumpamaan yang Yesus gunakan seperti pisau yang menusuk tetapi mengandung kebenaran bagi setiap pendengarnya.

Bacaan kita hari ini berbicara tentang perumpamaan kebun anggur. Perumpamaan ini diperuntukkan bagi orang-orang Farisi dan para pemimpin agama Israel yang tidak merawat kebun anggur (umat Allah) dengan baik. Yesus menggambarkan orang-orang Farisi dan para pemimpin agama sebagai pekerja yang terobsesi menjadi pemilik kebun, sekalipun pemilik kebun memiliki anak (Yesus Kristus) sebagai pewaris. Mereka tidak peduli bahkan mereka rela membunuh pewaris kebun anggur itu, demi memiliki dan menguasai kebun anggur itu. Padahal tugas dan tanggung jawab mereka adalah membuat kebun anggur itu (umat Tuhan) berbuah lebat namun yang terjadi justru sebaliknya. Mereka menghujat Allah bahkan dengan jabatan yang mereka miliki, mereka membunuh utusan Allah dan mengajarkan ajaran manusia bukan ajaran Tuhan. Pada akhirnya anugerah Kerajaan Allah itu diberikan kepada orang yang mau hidup seturut dengan Tuhan Allah, orang yang mau menerima kasih Allah melalui Yesus Kristus yang membawa keselamatan bagi dunia.

Bulan ekumene saat ini mengajak kita mengingat kembali fungsi dan keberadaan gereja di tengah dunia. Gereja dan salib Kristus melambangkan kasih dan keselamatan. Mari kita pakai kasih itu untuk merengkuh umat Tuhan dengan kesungguhan hati dan kesetiaan kepada Tuhan. Pada akhirnya jika kita setia merawat kebun anggur (umat Tuhan) milik-Nya maka anugerah Kerajaan Allah itu akan ditambahkan menjadi jaminan hidup kita. Mari kita juga merawat persaudaraan kita sebagai umat Tuhan. Bersama-sama kita membangun tubuh Kristus dan senantiasa memuliakan Kristus dalam kehidupan kita bersama. Amin. [GEA].

“Hidup berbuah demi kemuliaan Tuhan.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak