Bacaan: Kisah Para Rasul 6 : 8 – 15 ǀ Pujian: KJ. 339 : 1, 2
Nats: “Tetapi mereka tidak sanggup melawan hikmatnya dan Roh yang mendorong dia berbicara.” (Ayat 10)
YBPK didirikan oleh GKJW sebagai upaya gereja untuk bersaksi sekaligus ikut mencerdaskan anak bangsa. Sekolah-sekolah YBPK di era tahun 80-an dikenal masyarakat sebagai sekolah unggulan yang menerima banyak murid dengan latar belakang yang beragam termasuk ragam agama. Saat itu sekolah-sekolah swasta yang lain belum sebanyak saat ini. Peran gereja yang bersaksi di bidang pendidikan diwujudkan melalui YBPK. Hal ini berbeda dengan situasi saat ini, dimana muncul banyak pilihan sekolah swasta yang lain. Akibatnya tingkat persaingan antar sekolah swasta semakin meningkat dan beberapa unit sekolah YBPK ditutup karena kekurangan murid dan kebutuhan biaya operasional yang semakin naik. Inilah realitas tantangan yang sedang dihadapi oleh YBPK saat ini dalam mewujudkan kesaksian di bidang pendidikan.
Bagian bacaan kita menceritakan tentang Stefanus yang dituduh menghujat Musa dan Allah. Setelah Stefanus terpilih sebagai salah seorang diaken, dia dengan kuasa Allah melakukan banyak mujizat dan bersaksi tentang Yesus Kristus. Stefanus juga berani bersaksi di hadapan orang-orang Yahudi dari Kirene, Aleksandria, Kilikia dan Asia. Oleh kesaksian Stefanus inilah kemudian, orang-orang tersebut membawa Stefanus ke hadapan Mahkamah Agama. Mereka menuduh Stefanus dengan tuduhan palsu jika Stefanus telah menghina Bait Allah dan hukum Taurat. Stefanus diberikan kekuatan oleh Tuhan untuk menghadapi orang-orang Yahudi dan Mahkamah Agama yang mengadilinya. Ayat 15 menyebutkan muka Stefanus sama seperti muka seorang malaikat, ini menjadi tanda Allah menyertai Stefanus.
Semangat YBPK dan Stefanus yang bersaksi tentang karya dan kasih Yesus Kristus haruslah kita lanjutkan. YBPK dengan tantangannya saat ini, terus berjuang, berkarya dan bersaksi mewartakan karya dan kasih Kristus. Stefanus tetap setia menyatakan kebenaran Kristus hingga akhir hidupnya. Maka bagi kita saat ini, marilah kita juga bersaksi melalui perilaku, sikap, dan ucapan kita yang senantiasa memuliakan Allah. Setiap tantangan dan rintangan yang ada di depan kita, mari kita hadapi dengan mengandalkan hikmat dan kekuatan Allah. Kita percaya Tuhan Allah pasti menopang dan menyertai kita untuk terus bersaksi. Mari terus mendukung dan mendoakan agar YBPK senantiasa terus bersaksi melalui dunia pendidikan. Amin. [AR].
“YBPK bersaksi melalui bidang pendidikan, kita bersaksi melalui seluruh hidup kita yang memuliakan Allah”