Juklak Pancaran Air Hidup 30 Juli 2021

30 July 2021

Bacaan: Keluaran 12 : 43 – 51 | Pujian: 416: 1, 2, 3
Nats:
“Seluruh orang Israel berbuat demikian; seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa dan Harun, demikianlah diperbuat mereka.” (Ayat 50).

Juklak adalah singkatan dari Petunjuk Pelaksanaan. Juklak menjadi pedoman pelaksanaan suatu kegiatan supaya pelaksanaanya jelas dan terarah dengan baik. Bahkan, juklak dipakai untuk menghadapi permasalahan secara khusus. Karena itu, juklak harus ditata serapi dan serinci mungkin demi mengurangi potensi kegagalan. Dengan adanya juklak yang baik, suatu kegiatan dapat berjalan sesuai dengan tahapan-tahapan yang terencana dan terukur. Jika telah sesuai dan memenuhi juklaknya, kegiatan tersebut dinyatakan berhasil dan permasalahan terselesaikan dengan baik pula. Oleh sebab itu, juklak yang baik harus diikuti dengan ketaatan para pesertanya.

Kala itu, TUHAN telah menurunkan petunjuk pelaksanaan dengan sangat terperinci bagi bangsa Israel, sesaat sebelum mereka keluar dari Mesir. Mereka sekeluarga harus memakan daging anak domba, roti tak beragi, dan sayuran pahit. Mereka harus bersiap-siap melakukan perjalanan panjang. Meski terdengar merepotkan, segala petunjuk pelaksanaan itu sungguh dilakukan dan terbukti menyelamatkan bangsa Israel dari tulah kesepuluh yang melanda Mesir, yakni kematian anak sulung. Akhirnya bangsa Israel dapat keluar dari Mesir dengan selamat. Kemudian peristiwa yang ajaib itu diperingati dan dikenang oleh generasi-generasi berikutnya bersama orang-orang bersunat dalam keluarga mereka. Juklak pemberian Allah sungguh ditaati oleh bangsa Israel dan mendatangkan berkat.

Saat ini, TUHAN sedang memberikan petunjuk-Nya kepada kita dalam berbagai sarana. Petunjuk-Nya ada dalam setiap khotbah minggu yang kita dengar. Ada pula dalam setiap renungan yang kita baca dan dengarkan. Semuanya itu menjadi sarana TUHAN memberikan petunjuk kepada kita yang sedang menghadapi pergumulan dan tantangan. Selama kita mau mendengar dan melakukan sesuai petunjuk-Nya, kita pasti selamat. Selain itu, TUHAN pun berkehendak memberikan petunjuk-Nya melalui persekutuan orang beriman. GKJW, Gereja kita ini adalah persekutuan orang beriman. Atas petunjuk TUHAN, GKJW menata persekutuan sedemikian rupa sehingga mampu menghadapi tantangan pelayanan dari masa ke masa. Sedangkan kita adalah bagian dari persekutuan GKJW itu. Mari kita bersinergi membangun GKJW dengan taat kepada Allah. (jarwi).

 “Petunjuk telah diberikan TUHAN, maka perbuatlah demikian di hadapan-Nya.”

 

Renungan Harian

Renungan Harian Anak