Setia Dalam Menghadapi Persoalan Renungan Harian 30 April 2019

30 April 2019

Bacaan : Wahyu 2 : 8 – 11 | Pujian : KJ 429
Nats : “Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan.” [ayat 10]

Kesetiaan itu didambakan setiap orang dan setiap pasangan. Namun ketika seseorang sudah menemukan pasangan yang setia maka untuk mempertahan kesetiaan itu sangat sulit dan tidak mudah. Sehingga banyak orang atau pasangan, tidak menjaga kesetiaan yang dipercayakan kepadanya. Dalam Bahasa Yunani kata Setia atau Pistos memiliki arti seorang yang dapat dipercaya, atau dapat diandalkan. Seorang yang memiliki keyakinan yang sangat dalam dan sekaligus memiliki tanggung jawab yang besar di dalam hidupnya. Berbicara tentang kesetiaan kepada Tuhan pada zaman sekarang ini merupakan sesuatu yang langka. Kenapa? Karena banyak anak Tuhan saat ini dengan mudahnya menjual iman mereka saat diperhadapkan pada penderitaan dan berbagai permasalahan hidup.

Hari ini kita belajar dari teladan jemaat Kristen di Smirna. Di kota besar ini, dibangun kuil yang sangat megah yang dipersembahkan untuk Kaisar Tiberius, dan seluruh penduduk Smirna diwajibkan menyembah patung tersebut. Dari hal ini timbul kesulitan besar bagi jemaat Kristen di Smirna yang minoritas. Jika mereka tidak mau menyembah patung itu, maka konseksuensinya mereka akan dikucilkan dari kehidupan masyarakat Smirna dan aktivitas perdagangannya yang sangat maju itu.. Walaupun tantangan yang mereka hadapi, jemaat di Smirna adalah jemaat yang sungguh-sungguh taat dan setia kepada Tuhan, mereka tidak mau berkompromi; mereka rela dikucilkan, hidup dalam ketidakadilan dan kesusahan demi iman percaya mereka kepada Tuhan, sehingga kita dapat melihat bahwa Tuhan sendiri memuji Iman mereka.

Dari renungan kita saat ini, kita dingatkan bahwa dalam segala permasalahan hidup yang kita hadapi sesungguhnya Allah berdaulat, Allah turut campur tangan, Dia tidak pernah meninggalkan kita. Karena itu marilah kita sebagai orang-orang percaya tetap berjuang untuk bertahan dalam iman kepada Tuhan Yesus; sekalipun sulit, namun kita percaya bahwa Tuhan Yesus senantiasa memampukan kita untuk bertahan. Ia bahkan menjanjikan mahkota kehidupan kekal bagi kita yang tetap setia sampai akhir. Setialah! [Bu-Lek]

“ Setia medatangkan Mahkota kehidupan”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak