Anti Kristus Pancaran Air Hidup 28 Juli 2021

28 July 2021

Bacaan: 1 Yohanes 2 : 18 – 25 | Pujian: KJ. 260 : 1 & 3
Nats:Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita.” (Ayat 19).

Di awal tahun 2021, ramai dibicarakan di media massa perihal sebuah sekolah negeri di Kota Padang Sumatra Barat memberlakukan sebuah aturan, dimana semua siswa perempuan harus berjilbab. Aturan ini diprotes oleh peserta didik yang beragama non muslim, karena dia tidak bersedia memakai jilbab. Dalam sebuah wawancara, pihak sekolah mengatakan bahwa aturan itu sudah berlaku selama 15 tahun dan selama itu tidak ada keberatan dari orang tua ataupun siswanya sendiri. Namun peraturan ini ditentang keras oleh para aktivis Hak Azasi Manusia (HAM) dan akhirnya Pemerintah Daerah Kota Padang sepakat untuk meninjau ulang peraturan-peraturan sekolah negeri di wilayahnya yang bersifat membeda-bedakan di antara para peserta didik.

Yohanes dalam suratnya kepada para pengikut Kristus saat itu menyatakan akan muncul para anti Kristus yang akan menyesatkan orang percaya dengan ajaran mereka. Yang lebih memprihatinkan dikatakan bahwa Anti Kristus itu juga berasal dari kelompok orang yang sudah percaya kepada Tuhan Yesus, namun mereka ini belum sungguh-sungguh menghayati ajaran Tuhan Yesus. Ajaran Tuhan Yesus adalah kasihilah Tuhan Allahmu dan kasihilah sesamamu manusia, karena itu siapapun yang mengaku percaya kepada Tuhan Yesus harus menunjukkan kasih dalam kehidupannya. Jadi siapa saja yang memandang rendah sesamanya dia adalah penentang ajaran Tuhan atau anti Kristus.

Adakah anti Kristus di gereja kita? Jawaban saya pribadi ada. Pernahkah kita melihat di gereja kita, orang-orang yang ingin menang sendhiri, atau pengurus gereja yang menjalankan pelayanannya dengan membeda-bedakan? Orang-orang seperti inilah yang akan merongrong ajaran Kasih dari Tuhan Yesus. Karena ulah dari segelintir orang yang bersikap seperti ini, maka dapat menyebabkan jemaat Tuhan terpecah belah. Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam kehidupan iman kita agar jangan karena keegoisan kita, kita termasuk dalam golongan anti Kristus. Semoga hikmat Tuhan selalu menerangi hidup kita. (DKR).

 “Dalamnya laut dapat diduga, dalamnya hati siapa tahu.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak