Bertahan untuk Setia Pancaran Air Hidup 28 Desember 2021

28 December 2021

Bacaan: Wahyu 21 : 1 – 7 | Pujian: KJ. 331
Nats:
“Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir.” (Ayat 6).

Dalam sebuah teater atau film musical, lagu pertama dan terakhir biasanya adalah lagu yang paling kuat dari semuanya. Lagu pertama berfungsi sebagai penggerak emosi dan membawa penonton memasuki nuansa yang dibawa oleh teater tersebut, sedangkan lagu terakhir adalah lagu yang paling akbar, paling grandeur, paling impresif karena dia menutup semuanya. Para pencipta lagu dan pemusik akan memberikan perhatian ekstra pada kedua bagian tersebut dengan lebih seksama, karena bagian tersebut adalah bagian yang paling penting dari sepanjang pertunjukan.

Yesus dalam bacaan hari ini digambarkan sebagai Sang Alfa dan Sang Omega, dua huruf dalam alfabet Yunani. Alfa adalah huruf pertama dan Omega adalah huruf terakhir. Tentu yang dimaksudkan bukan berarti bahwa Yesus hanyalah muncul di awal dan akhir, tetapi dia ada sebelum segala sesuatu, dan tetap ada ketika segala sesuatu itu berlalu. Dalam penglihatan Yohanes di Pulau Patmos yang dikisahkan di Kitab ini, dia melihat langit dan bumi akan berganti, bahkan Yerusalem, kota kudus itu pun, akan berubah. Yang lama hancur, yang baru datang. Tetapi Yesus tetap bertahan di sana, dia tak berubah.

Kristus adalah yang akan tetap sama, Dia tetap yang kita kenali ketika segalanya berganti. Kota-kota berubah wajah, manusia menjadi semakin renta, dunia beralih kisah, tetapi Dia tetap yang sama. Selamanya. Dia setia. Maka kita pun dipanggil untuk terus setia mengasihi-Nya tak terbatas waktu. Tantangan apa pun kiranya jangan mematahkan kasih dan kesetiaan kita kepada-Nya. Cobaan, jangan membuat kita melepas ketetapan hati pada-Nya. Mungkin kadang hidup berat dijalani, tapi percayalah bahwa Dia “Tak Akan Terganti”. Teks lagu di bawah ini kiranya menyatakan cinta kita padaNya:

Meski waktu datang dan berlalu sampai kau tiada bertahan /semua tak kan mampu mengubahku / hanyalah kau yang berada di relungku // Hanyalah diri-Mu mampu membuatku jatuh dan mencinta / Kau bukan hanya sekedar indah / Kau tak akan terganti. [gide]

“Kristuslah yang kukasihi, dulu, kini, sampai aku kembali bertemu dengan-Nya dalam dekapan hangat Rumah Bapa.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak