Pergilah, Jadilah Saksi! Renungan Harian 26 April 2019

26 April 2019

Bacaan : Kisah Para Rasul 5 : 17 – 25 ǀ Pujian : KJ 426 : 1 – 4
Nats : “Pergilah, berdirilah di Bait Allah dan beritakanlah seluruh firman hidup itu kepada orang banyak” [ayat 20]

Doug Nichols adalah seorang misionaris yang mengabarkan Injil Kristus di India. Pada tahun 1967, ia menderita sakit dan dirawat di sebuah sanitarium selama beberapa bulan karena menderita TBC (tuberculosis). Meskipun badannya lemah karena sakit yang dideritanya, ia berusaha menolong sesama pasien yang membutuhkan sembari menawarkan traktat pada pasien, dokter dan perawat, tetapi tidak seorangpun mau menerima. Hal inilah yang menjadikan dirinya bersedih. Ia merasa tidak mempunyai kesempatan bersaksi karena keterbatasan bahasa dan orang-orang yang dijumpainya tidak berkenan menerima traktat dan Injil Yohanes.

Sampai suatu pagi Doug membantu seorang pasien TBC, yang lemas badannya dan tidak mampu pergi sendiri, ingin ke kamar mandi. Setelah menerima bantuan Doug si Pasien mengucapkan terima kasih, sembari mencium pipinya. Keajaiban Tuhan terjadi. Pasien yang lain membawa secangkir teh India hangat dan meminta traktat kepada Doug menggunakan Bahasa isyarat (karena tidak dapat berbahasa Inggris). Tidak lama setelah matahari terbit, pasien-pasien yang lain pun turut berdatangan meminta traktat yang sama. Mereka yang menerima traktat dan Injil Yohanes dari Doug termasuk perawat, dokter, dan pegawai administrasi. Beberapa hari kemudian mulai ada orang yang membuka hatinya kepada Kristus sebagai Juruselamat setelah menerima dan membaca Injil, kabar baik.

Kesetiaan dan ketaatan (ay. 21) Doug Nichols melakukan kebaikan sebagai wujud kesaksian hidupnya, menghadirkan keajaiban karya Tuhan. Sama halnya dengan yang dilakukan oleh para rasul. Kesetiaan mereka menyampaikan berita sukacita kepada banyak orang, meskipun resiko “kesaksiannya”, mereka ditangkap dan dipenjara (ay. 19-20). Karya Tuhan sungguh luar biasa. Di luar dugaan dan perkiraan manusia para rasul diselamatkan oleh Tuhan. Dibebaskan dari penjara (ayat 19) dan memberikan kesaksian kepada banyak orang di Bait Allah (ay. 25). “Pergilah, berdirilah di Bait Allah…” dan jadilah saksi Tuhan. [@@@]

“Hanya ada dua pilihan: menjadi apatis atau mengikuti arus. Tapi, aku memilih untuk menjadi manusia merdeka” (Soe Hok Gie)

Renungan Harian

Renungan Harian Anak