Firman Tuhan Pedoman Hidupku Pancaran Air Hidup 24 September 2023

24 September 2023

Bacaan: Matius 20 : 1 – 16ǀ Pujian: PKJ. 255 : 1, 2
Nats: “Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?” (Ayat 15)

Untuk menuntun dan menata kehidupan umat, setiap warga jemaat diharapkan memiliki Alkitab yang dijadikan sebagai pedoman hidup. GKJW pernah mencanangkan program SADAR (Satu Alkitab Dalam Keluarga) pada tahun 80’an dengan harapan setiap keluarga GKJW mininal memiliki satu Alkitab dalam keluarga. Di era saat ini, GKJW mencanangkan program GEMA (Gemar Membaca Alkitab) yang bertujuan agar setiap warga jemaat membaca, merenungkan, dan mampu memaknai hidup mereka dalam terang Firman Tuhan. Maka alangkah indahnya dan sukacitanya jika kebiasaan untuk gemar membaca Alkitab menjadi gaya hidup warga GKJW.

Bacaan firman Tuhan hari ini berkisah tentang perumpamaan orang-orang upahan di kebun anggur. Tuhan Yesus mengajarkan hal Kerajaan Allah seumpama seorang tuan yang mencari para pekerja untuk bekerja di kebun anggurnya. Disepakati upah para pekerja itu sedinar sehari. Maka tuan itu berkeliling mendapatkan para pekerja kebun anggurnya. Ada yang mulai bekerja pagi jam 5, jam 9, jam 12, dan jam 5 sore. Tiba saatnya menerima upah, baik mereka yang bekerja mulai pagi sampai  sore hari, masing-masing menerima 1 dinar. Maka marah dan bersungut-sungutlah para pekerja yang bekerja lebih awal kepada sang tuan. Namun sang tuan mengatakan bahwa mereka telah sepakat nilai upah mereka bekerja sedinar sehari. Sang tuan bebas menggunakan haknya untuk memilih dan memberi upah pada para pekerjanya. Di akhir perumpamaannya Tuhan Yesus mengatakan, ”Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir.” (Ay. 16)

Kisah dalam perumpamaan Tuhan Yesus ini hendak mengajarkan pada kita bahwa keselamatan telah Tuhan berikan kepada semua orang yang dipilih-Nya. Tuhan memilih kita agar kita tetap setia melakukan tugas dan pelayanan kita semaksimal mungkin. Di bulan Kitab Suci saat ini, marilah kita menjadikan Firman Tuhan sebagai pedoman hidup kita. Oleh Firman-Nya yang ada dalam Alkitab, kita akan tahu janji-janji Tuhan pada kita. Kita menjadi pribadi yang selalu bersyukur dalam menyikapi hidup. Kita semakin diteguhkan dan dikuatkan dalam menjalani tantangan dan pergumulan hidup. Terlebih melalui Firman-Nya, arah dan tujuan hidup kita menjadi jelas, yaitu hidup untuk memuliakan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama. Kiranya Firman Tuhan selalu menjadi pedoman hidup kita. Amin. [AR].

“Firman-Mu pelita bagi kakiku, terang bagi jalanku.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak