Mau? Renungan Harian 24 Januari 2021

24 January 2021

Bacaan : Markus 1 : 14 – 20 | Pujian : KJ. 375
Nats: “Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” (Ay. 17)

Seandainya kita akan memilih orang yang akan menjadi karyawan kita, kira-kira orang seperti apakah yang akan kita pilih? Tentunya kita pasti memilih yang punya latar belakang pendidikan yang sesuai dengan standar, memiliki kompetensi, berpengalaman dan kemampuan untuk bekerja di bidangnya. Intinya orang yang mampu bekerja secara profesional dan sesuai standar.

Namun tidak demikian dengan Tuhan Yesus, Ia justru memanggil orang-orang dari latar belakang sederhana. Ia tidak memanggil orang-orang yang terkenal dan hebat. Bukan pula dari kalangan pemimpin-pemimpin agama atau tokoh masyarakat. Murid-murid pertama-Nya hanyalah para nelayan, yang kehidupan sehari-harinya sangat sederhana. Mereka bukan orang berpendidikan, bukan pula orang terkenal dan berasal dari kelas ekonomi yang tinggi. Mereka hanyalah nelayan yang sehari-hari menjala ikan. Tapi karena mereka mau menerima ajakan Tuhan Yesus maka mereka diperlengkapi oleh Tuhan.

Sebagai pengikut Tuhan Yesus Kristus, kita perlu mengetahui bahwa bagi Tuhan yang terpenting bukan persoalan apa pekerjaan atau perbuatan kita. Tuhan menghendaki agar kita setelah diperbaharui, kita mau melayani-Nya seturut kehendak-Nya. Tidak perlu memperhitungkan apa yang telah kita tinggalkan, melainkan dengan kesungguhan hati mengikuti Tuhan Yesus yang telah memanggil dan menyelamatkan kita. Bila kita sungguh-sungguh mau mengikut Dia, maka hidup kita akan diubahkan dan diperlengkapi seperti para murid Tuhan Yesus. Karena ada berkat Tuhan ketika kita kembali menjadi milik Allah. Oleh karena itu, jangan lagi menolak ajakan Tuhan untuk turut serta dalam pekerjaan-Nya. Tapi bersedialah untuk melakukan setiap pekerjaan Tuhan maupun melayani Tuhan. Maka tidak akan ada lagi kata tidak bisa, tidak mampu. Karena Tuhan pasti memampukan dan memperlengkapi kita dengan kuasa-Nya. Kita hanya perlu menjawab, “Saya mau Tuhan”. (rac)

 “Pekerjaan Tuhan bukanlah angan-angan, tapi nyata. Karya-Nya menghidupkan. Jika tiba saatnya kita menyadari setiap Firman-Nya, sungguh besar anugerah-Nya.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak