Bacaan : Zakharia 12 : 1 – 13 : 1 | Pujian: KJ 222
Nats: “Pada waktu itu TUHAN akan melindungi penduduk Yerusalem dan orang tersandung antara mereka pada waktu itu akan menjadi seperti Daud dan keluarga Daud akan menjadi seperti Allah, seperti Malaikat TUHAN, yang mengepalai mereka.”[ayat 8]
Bangsa Israel digambarkan sebagai kawanan domba Tuhan yang mengalami kesulitan karena tidak ada gembala yang merawatnya. Namun Tuhan akan datang kembali dan menjadi Gembala. Dia akan menyelamatkan umat-Nya, menguatkan dan meneguhkan iman mereka dalam damai sejahtera. Manusia tidak berkuasa menentukan sendiri jalan. Semua memerlukan gembala yang benar dan setia (Yer 10:23).
Dalam bacaan kita hari ini, nabi Zakharia merujuk masa akhir zaman, ketika hari Tuhan tiba, saat Tuhan Yesus Kristus datang kembali untuk kedua kali membawa segala kuasa untuk membebaskan Israel dari serangan bangsa-bangsa lain serta mendirikan kerajaan-Nya. Yerusalem baru akan menjadi pusat perhatian bangsa-bangsa. Ia digambarkan layaknya cawan minuman yang membuat bangsa-bangsa itu mabuk, layaknya batu berat yang akan menghancurkan mereka, pula sebagai anglo dan suluh berapi yang akan membakar habis mereka. Ini mengandung makna betapa hebat dan kuatnya bangsa Israel sehingga apabila ada bangsa yang menyerangnya berarti sama saja dengan menghancurkan diri mereka sendiri. Hal ini terjadi karena Tuhan sudah berjanji untuk melindungi Israel (Kej 12:1-3).
Ketika Tuhan memberi kekuatan kepada umat-Nya maka mereka akan menjadi Pemenang. Orang yang paling lemah sekalipun dapat menjadi pahlawan seperti Daud (ay.8), jika kita berjalan dengan kekuatan Tuhan.
Kedatangan Tuhan Yesus kedua menciptakan Yerusalem baru sebagai wujud Kerajaan Allah yang damai sejahtera, menjadi pusat peradaban bangsa-bangsa dan sebagai kota kedamaian dan kebenaran dimana Tuhan Yesus akan memerintah sebagai raja atas seluruh bumi. Ketika bangsa Israel melihat Mesias, mereka akan mengenal Dia dan bertobat, lalu disucikan dan diampuni.
Seperti umat Tuhan Israel, kita juga banyak mengalami ujian, percobaan, permasalahan, namun Tuhan akan menyelamatkan kita dan mengundang kita ke dalam kerajaan dan kemuliaan-Nya dengan sukacita dalam kemenangan yang dijanjikan-Nya.[SRI]
“Tuhan memberi kekuatan kepada umat-Nya untuk menjadi pemenang”