Kemenangan Iman Pancaran Air Hidup 20 Oktober 2026

20 October 2026

Bacaan: Wahyu 18 : 21 – 24  |  Pujian: KJ. 446
Nats: “Demikianlah Babel, kota besar itu, akan dilemparkan dengan keras ke bawah, dan ia tidak akan ditemukan lagi.” (Ayat 21b)

Dalam sebuah pertandingan sepak bola, untuk bisa memenangkan sebuah pertandingan, maka sebuah tim sepak bola harus berjuang dan berusaha keras mengalahkan semua lawan-lawannya. Mulai dari babak penyisihan, per-delapan, semi final hingga final, semua lawan harus dikalahkan. Yang menarik dibutuhkan kerjasama, strategi yang baik, dan keberanian untuk menyerang, yang akhirnya membuahkan kemenangan. Maka ketika kemenangan berhasil diraih, semua merasa sukacita, bangga dan lega atas perjuangan yang telah dilakukan selama ini.

Kitab Wahyu menuliskan tentang keadaan akhir dunia, dimana kejahatan akan dikalahkan, orang-orang kudus, para rasul, para nabi, dan seluruh umat percaya akan bersorak-sorai penuh sukacita karena kejatuhan Babel  yang melambangkan kejahatan. Kemenangan itu ada di tangan Tuhan Allah. Ia bertindak sebagai Hakim yang adil, yang berdiri membela umat-Nya, yaitu mereka yang percaya dan setia mengikut-Nya (Ay. 24). Kitab Wahyu ini juga menyatakan bahwa realita kehidupan manusia akan selesai, dan setiap orang akan mempertanggungjawabkan hidupnya kepada Tuhan. Tidak ada seorang pun luput dari pengadilan Tuhan, dan tidak ada seorang pun penyesat yang terlepas (Ay. 23). Inilah saat yang menyedihkan bagi mereka yang berbuat jahat, mereka akan menerima hukuman dan tidak ada seorang pun yang dapat menyelamatkan mereka (Ay. 22). Sebaliknya bagi umat Allah yang setia dan teguh dalam iman, inilah kemenangan iman bagi mereka, dimana mereka beroleh keselamatan dan hidup kekal di dalam Kristus.

Hidup di dunia saat ini, ibarat kita sedang bertanding sepak bola. Kita masih terus berjuang dan bekerja keras untuk mempertahankan iman dan keselamatan. Memang kita telah dianugerahi kasih karunia dan keselamatan dari Tuhan Allah, tetapi bukan berarti kita hidup sesuka hati kita, kemudian larut dalam kesenangan dunia. Karena itu, kita harus waspada, berjaga-jaga, serta tetap setia dalam iman kepada Sang Kristus. Mari kita terus mengingat janji Tuhan, ada kemenangan iman bagi kita yang terus berjuang mempertahankan iman selama di dunia. Pencobaan boleh datang silih berganti, masalah boleh terjadi menerpa hidup kita, namun kita harus terus berjuang selama hidup di dunia. Mari kita mengandalkan kuat kuasa Tuhan Allah, agar kita selamat dan memperoleh kemenangan iman di dalam Kristus. Amin. [AR].

“Kemenangan iman diraih dengan perjuangan selalu setia dan melekat pada Kristus.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak