Berdoa Dan Bekerja Pancaran Air Hidup 20 Juli 2025

20 July 2025

Bacaan: Lukas 10 : 38 – 42  |  Pujian: NKB. 199
Nats: “Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya, sedangkan Marta sibuk sekali melayani.” (Ayat 39-40a)

Tentunya kita tidak asing dengan istilah “Ora et Labora” yang diartikan berdoa dan bekerja. Berdoa dan bekerja adalah dua kata kerja yang saling melengkapi. Berdoa artinya seseorang menyerahkan rencana, pekerjaan, karya yang akan dilakukan kepada Tuhan. Ada pengakuan bahwa Tuhan akan menolong dan memampukannya melakukan setiap hal yang dipercayakan padanya. Sedangkan bekerja artinya seseorang berbuat sesuatu, melakukan rencana dalam tindakan konkrit.

Para pembaca kisah Maria dan Marta ini rata-rata akan melihat bahwa seolah-olah Maria lebih disayang Tuhan Yesus, sementara Marta mengesankan orang yang suka mengeluh dan iri terhadap Maria, saudaranya. Respons Tuhan Yesus kepada Marta saat mendekati-Nya dan mengeluh terhadap sikap Maria yang membiarkan dia bekerja seorang diri disebutkan pada ayat 41-42, “Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil daripadanya.” Melakukan pekerjaan yang memang harus dilakukan tetaplah penting, namun Maria memperlihatkan sosok penting sebagai orang yang mendengarkan perkataan Tuhan Yesus. Pelayanan yang dilakukan Marta adalah wujud sayangnya kepada Yesus. Keduanya harusnya tak terpisahkan, mereka menunjukkan bahwa pelayanan harus disertai juga dengan kedekatan dan mendengarkan suara Tuhan. Maria dan Marta, keduanya saling melengkapi dan tidak ada yang salah. Tuhan Yesus hanya mengingatkan bahwa semua orang punya talentanya sendiri, dan saling melengkapi dalam hidup ini. Tak ada yang lebih baik satu dengan yang lain. Penting bagi kita untuk menemukan keseimbangan antara pelayanan dan menjalin kedekatan dengan Tuhan yang kita layani.

Mari kita hitung dalam keseluruhan usia kita, sudah berapa banyak kita bekerja dan melayani Tuhan? Bersamaan dengan kita melayani, apakah kita juga memberikan waktu kita untuk dekat dengan Tuhan Yesus, mendengarkan firman-Nya? Karena saat kita bekerja dan melayani, itulah saat sebenarnya kita berdoa dan mengasihi-Nya dengan sungguh. Berbahagilah ketika kita bisa menjalani serta melakukannya bersama-sama. Amin. [LUV].

”Dalam setiap karya dan hidup, sesungguhnya semuanya adalah untuk melayani dan mendekat kepadaMu ya Tuhan.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak