Kesukacitaan Tak Terkatakan Pancaran Air Hidup 20 April 2023

20 April 2023

Bacaan: 1 Petrus 1 : 8 – 12 | Pujian: KJ. 77
Nats:Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia dan yang tidak terkatakan, …” (Ayat 8).

Kita bisa membayangkan betapa bahagia dan gembiranya satu keluarga kecil yang memperoleh anugerah dan berkat berupa momongan dari Allah setelah menunggu sekian tahun. Doa dan harapan yang mereka panjatkan kini terpenuhi. Sekalipun bagi seorang perempuan hamil bukanlah perkara yang mudah, tetapi dia akan bersukacita menjalani masa-masa kehamilannya terlebih itu adalah anak yang sangat ditunggu-tunggu. Mereka kemudian akan sibuk mempersiapkan beragam hal, mulai membangun relasi dengan sang calon bayi, mengajaknya berkomunikasi, memperdengarkan nyanyian, mendoakan, dan sebagainya.

Rasul Petrus menulis surat ini, saat orang-orang pendatang yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia, mengalami penganiayaan. Situasi yang tidak mudah bagi mereka. Memahami hal ini, Petrus mengingatkan tentang siapa mereka di dalam Kristus. Mereka adalah orang yang gembira karena telah mencapai tujuan imannya, yakni keselamatan jiwa. Iman yang tumbuh tanpa melihat dan belum pernah bertemu dengan Yesus menghasilkan keselamatan jiwa yang menghantarkan pada kesukacitaan melampaui kata-kata. Bukan berarti iman kepada Yesus meniadakan penderitaan, sebagaimana kesaksian para nabi yang diceritakan oleh Petrus bahwa Kristus pun mengalami penderitaan, akan tetapi ada kemuliaan sesudah itu (Ay. 11). Oleh karena itu, Petrus menghendaki agar mereka senantiasa mengingat akan keselamatan yang telah diperoleh dan menempatkan segala harapan mereka pada kehidupan masa depan yang penuh dengan kemuliaan.

Perjalanan kehidupan memang tak selamanya mulus, kadang dibutuhkan perjuangan yang dari biasanya. Menyerah dan putus asa? Tentu kadang muncul dalam diri. Tetapi, mari kita mengingat berdasarkan bacaan kita hari ini, bahwa setiap kita telah menerima keselamatan jiwa dari Yesus Kristus yang telah bangkit dari antara orang mati! Kita adalah orang-orang yang berlimpah sukacita melampaui kata-kata. Oleh karena itu, kiranya di tengah segala tantangan, pencobaan, dan penderitaan hidup kita, kita senantiasa memiliki alasan untuk bersukacita. Amin. [ririt].

“Iman memampukan diri kita selalu memiliki alasan untuk bersukacita di tengah tantangan”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak