Allah Itu Setia Pancaran Air Hidup 18 September 2025

18 September 2025

Bacaan: Roma 3 : 1 – 8  |   Pujian: KJ. 446
Nats: “Jadi bagaimana, jika di antara mereka ada yang tidak setia, dapatkah ketidaksetiaan itu membatalkan kesetiaan Allah?” (Ayat 3)

Dalam buku katekisasi calon sidi Sayalah GKJW, dalam sebuah materi tentang iman Kristen disebutkan bahwa kekristenan merupakan jalan hidup. Hal ini menegaskan bahwa menjadi orang Kristen tidak berhenti pada saat identitas di dalam KPT kita tercantum tulisan agama Kristen. Kekristenan perlu diwujudkan dalam jalan hidup kita dan tercermin dari setiap laku dan perbuatan kita. Maka hal ini mengingatkan kita meskipun dosa-dosa kita telah ditebus, bukan berarti kita dapat dengan bebas berbuat dosa dalam hidup ini.

Hal demikian juga terjadi dalam bacaan kita, ketika Paulus diperhadapkan kepada jemaat Roma yang berisikan orang Kristen Yahudi dan non Yahudi. Mereka mempertanyakan keistimewaan mereka sebagai bangsa pilihan, selaku orang Yahudi. Kemudian Paulus menjelaskan bahwa ketika mereka tidak setia kepada Allah, maka Allah juga tidak setia kepada mereka. Paulus mengingatkan akan sikap tidak setia umat dan dosa yang mereka lakukan kepada Tuhan. Hal ini kemudian menuai respons jemaat, mereka beranggapan bahwa mereka dapat berbuat dosa agar kasih setia Allah selalu melimpah (Ay. 7). Paulus mengingatkan mereka kembali bahwa orang yang memiliki pemikiran demikian patut dihukum (Ay. 8). Yang Paulus maksudkan adalah ketika seseorang sudah menjadi pengikut Kristus, dia juga tidak lepas dari dosa. Saat dia bertobat, Allah mengasihinya, melalui pengorbanan Tuhan Yesus, Allah menebus dosa umat-Nya. Inilah kesetiaan Allah yang selalu ada pada umat-Nya.

Melalui renungan kita saat ini, kita mungkin bertanya, “Ketika kita sudah ditebus, mengapa kita perlu berbuat baik, apakah pengampunan Tuhan selalu ada?” Ingatlah bahwa Allah kita adalah Allah yang setia dan menyayangi umat-Nya. Dan sebagai orang Kristen hendaknya kita hidup dalam tuntunan terang kasih Tuhan. Yakinlah bahwa kasih Allah ada dan keadilan-Nya juga ada bagi kita. Mari kita mengingat Kekristenan adalah jalan hidup, maka tunjukanlah kasih yang Tuhan Yesus ajarkan dalam hidup kita, dan janganlah terus menerus hidup dalam kubangan dosa. Amin. [BWP].

“Kesetiaan harus tumbuh dari dua pihak, jika Allah itu setia kita juga harus setia.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak