Bersih Lahir dan Batin Pancaran Air Hidup 16 Juni 2021

16 June 2021

Bacaan: Lukas 6 : 43 – 45 | Pamuji: KJ. 424 : 1, 3
Nats: “Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya yang baik dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaharaannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya, meluap dari hatinya.” (Ayat 45)

“Wahai cermin ajaib, siapakah perempuan yang paling cantik?” tanya sang ratu. Betapa terkejutnya sang ratu, ketika cermin ajaib itu menjawab, “Paduka ratu memang cantik, tetapi putri salju seribu kali lebih cantik!”. Seperti dalam dongeng itu, cermin tidak pernah berbohong. Apabila seseorang berwajah cantik berdiri di depannya, ia akan memantulkan bayangan wajah yang jelita. Hati kita ibarat cermin kehidupan. Apa yang tersimpan didalamnya akan terpancar keluar dengan sendirinya. Ketika kita mengisi hati kita dengan kasih, sukacita, dan kemurahan maka kehidupan kitapun dapat menjadi berkat bagi sesama. Sebaliknya, jika kita mengisi hati kita dengan iri hati, kemarahan dan kebencian maka kehidupan kita akan menjadi batu sandungan bagi orang lain.

Bacaan kita merupakan bagian dari pengajaran Tuhan Yesus kepada murid-muridNya, sekaligus kecaman Tuhan Yesus kepada orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat yang munafik. Sikap hidup yang baik adalah kebaikan yang dinyatakan tidak hanya dimuka orang banyak, tetapi juga pada kehidupan pribadinya. Suatu sikap yang tidak munafik melainkan selalu konsisten di dalam menyebarkan kebaikan melalui perkataan baik yang diucapkan dan perbuatan baik yang dilakukan. Dia dihargai integritasnya karena antara perkataan dengan tindakannya benar.

Marilah kita instrospeksi diri, sudahkah mulut kita mengucapkan kata-kata berkat untuk sesama? Ataukah justru kita lebih banyak menggosip, memfitnah dan mengucapkan perkataan yang jahat? Sudahkah perbuatan kita mencerminkan kasih Allah? Jika perkataan jahat yang keluar dari mulut kita dan perbuatan kita jauh dari kehendak Allah, artinya hati kita sedang tidak sehat. Kita adalah orang beriman yang juga disebut sebagai saksi Kristus. Mari kita bersaksi melalui tutur kata dan sikap yang baik, yang memberkati orang lain. Oleh karenanya mari belajar membersihkan hati nurani kita, supaya kita memiliki lahir batin yang bersih. Itulah buah kita sebagai pengikut Kristus. Selamat bersaksi dan berbuah. (Life)

“Orang yang sehat adalah orang yang bersih lahir dan batinnya”

 

Renungan Harian

Renungan Harian Anak