Kompromi? No Way! Renungan Harian 16 Agustus 2019

16 August 2019

Bacaan : 1 Samuel  5 :1- 12 | Pujian: KJ No. 280
Nats: “Orang Filistin mengambil tabut Allah itu, dibawanya masuk ke kuil Dagon dan diletakkannya di sisi Dagon” (ayat 2).

Sejarahwan mencatat peristiwa-peristiwa besar yang membentuk suatu bangsa dan agama serta mempengaruhi perjalanan kehidupan selanjutnya. Beberapa diantaranya : Inggris dengan revolusi Industri (1750-1850), Perancis dengan revolusi politiknya (1789-1799), Rusia dengan paham marxisme (1917). Agama Islam ditandai dengan peristiwa Hijrah Muhammad (622 M), Kekristenan menunjuk kepada hidup, kematian dan kebangkitan Yesus Kristus yang menjadi peristiwa tunggal dan paling penting dalam sejarah dunia. Agama Yahudi memperingati peristiwa Paskah pembebasan dari perbudakan di Mesir.

Hal yang menarik khususnya terkait dengan keberadaan tiga (3) agama di atas adalah pengakuan dan kepercayaan tauhid (monotheis) menjadi pendorong/ penggerak perubahan status dan sosial kemasyarakatannya. “Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan. Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku (Kel 20 : 2-3). Artinya setelah Tuhan tidak ada lagi yang boleh dimutlakkan dan berhak menuntut kesetiaan mutlak : uang, kekuasaan, sistem ekonomi, sistem politik dan lain-lain.

Oleh karena itu perbudakan/penjajahan, jelas bertentangan dengan prinsip mendasar agama yakni keesaan dan kemutlakkan Tuhan atas seluruh kehidupan. Bahwa penindasan, pemiskinan dan penderitaan bukanlah takdir/nasib dan norma dari sebuah bangsa yang harus pasrah diterima, tetapi harus diubahkan. Tuhan Allah sendiri sedia menjadi harapan bagi UmatNya yang tertindas untuk datangnya keselamatan, kebebasan dan keadilan.

Kemuliaan Tuhan tidak dapat bersanding dengan dewa-dewa/penguasa yang dipuja manusia untuk demi meraih kekuasaan, kekayaan dan kejayaan dengan cara menindas dan merendahkan martabat kemanusiaan. Jadi sia-sialah yang mencoba meramu dan membuat kolaborasi memakai symbol keagamaan untuk dijadikan alat memenuhi nafsu demi meraih kekuasaan. Merdeka. (PAY)

 “Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.” (Mat 6:24)

 

Renungan Harian

Renungan Harian Anak