Bukan Damai, Tapi Pedang Pancaran Air Hidup 14 Agustus 2022

Bacaan: Lukas 12 : 49 – 56 ǀ Pujian: KJ. 400
Nats:
“Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.” (Ayat 51)

Tahun 2024 masih dua tahun lagi tetapi bursa capres dan cawapres sudah mulai memanas. Saat ini ramai bermunculan nama-nama tokoh popular, baik dari kalangan politikus, kepala daerah, birokrat, akademisi sampai pengusaha yang digadang-gadang pantas masuk dalam gelanggang persaingan, yang tentu saja dilatarbelakangi berbagai kepentingan yang turut bermain. Pada tahap inilah sejumlah kandidat potensial berlomba memperkuat citra dirinya supaya bisa dipertimbangkan dalam bursa pencapresan. 

Berbeda dengan para kandidat capres yang berusaha memberikan kesan yang baik dan janji yang manis untuk menarik simpati masyarakat. Dalam nats kita hari ini Tuhan Yesus justru membuat kontroversi ketika mengatakan bahwa kedatangan-Nya ke dunia adalah untuk membawa pertentangan dan bukan kedamaian. Pertentangan antar manusia, bahkan sampai menyentuh tingkat pertentangan antar anggota keluarga. Keberadaan Tuhan Yesus memang membawa damai antara Allah dan manusia, tetapi bukan selalu damai antar manusia. Sebab pewartaan Injil memang menimbulkan pro-kontra. Ada orang yang mau menerima Tuhan Yesus, tetapi ada pula yang menolak-Nya. Dan bagi orang yang menerima Kristus kadang harus mendapat penentangan dari keluarga dan orang-orang di sekitarnya yang tidak percaya. Bisa jadi ia akan dikucilkan dan dimusuhi karena pilihannya menjadi Kristen. Itulah maksud nats kita ini. 

Pada zaman sekarangpun, kita menjumpai hal yang serupa. Ada orang-orang yang menolak Tuhan Yesus, membenci dan memusuhi orang Kristen. Mereka menghalangi orang beribadah, bahkan merusak rumah ibadah. Menghadapi situasi seperti itu, kita tidak perlu panik, karena itu adalah bagian dari iman kita kepada Kristus. Tetap kerjakan keselamatan kita dan tetap menabur kebaikan untuk membawa damai sejahtera kepada dunia di sekitar kita. Karena dalam Matius 24:19 Tuhan Yesus mengingatkan, “Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.” Amin. [RS].

“Mengabdi kepada Yesus sumber kebenaran sama dengan menjadi pemenang dalam dunia.”

 

Bagikan Entri Ini: