Hidup Penuh Hikmat Pancaran Air Hidup 12 Juni 2025

12 June 2025

Bacaan: Amsal 3 : 13 – 18  |  Pujian: PKJ. 241
Nats: “Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.” (Ayat 16)

Harta adalah barang (uang dan sebagainya) yang menjadi kekayaan milik seseorang. Siapa yang tidak menginginkan harta? Tentu di antara kita menginginkan hal ini, sebab harta kekayaan bagi sebagaian orang dipandang dapat berikan kesejahteraan dan kecukupan dalam hidup. Oleh karena itu, tidak heran jika ada banyak orang yang mati-matian mencari dan mengumpulkan harta kekayaan dengan berbagai cara untuk mendapatkannya. Ada yang bekerja keras dengan baik dan jujur, namun ada pula yang mengumpulkan harta dengan cara yang tidak baik dan merugikan orang lain di sekitarnya.

Salomo memiliki harta kekayaan yang melimpah, bahkan pada zamannya dikatakan dalam Alkitab tidak ada satu orang pun yang menyamai kekayaan Salomo (1 Raj. 10:23). Ketika memiliki harta kekayaan yang berlimpah itu, Salomo hidup selayaknya seperti kehidupan manusia biasa, ia tidak menggunakan kekayaannya untuk memegahkan dirinya, melainkan ia menyadari semua yang ia miliki adalah pemberian dari Tuhan. Baginya takut akan Tuhan dan hidup dengan hikmat dari Tuhan, itu melebihi harta kekayaan yang ia miliki. Maka di ayat 16 disebutkan, ”Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.” Nats ini mengingatkan kita untuk tidak jatuh pada keinginan daging / keserakahan memburu harta duniawi, yang menyebabkan kita jatuh dalam dosa. Sebaliknya kita senantiasa mengingat bahwa Tuhanlah Sang Sumber Berkat dalam hidup kita.

Ketika kita memperhatikan kehidupan manusia saat ini, ada banyak orang yang begitu ambisius mengejar harta kekayaan, serta menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Hidup yang demikian dapat merusak jiwa raga kita serta relasi kita dengan orang lain bahkan  dengan Tuhan. Tuhan telah menata dan mengatur segala apa yang kita butuhkan di dunia ini. Tuhan tidak pernah membiarkan kita kekurangan, Tuhan senantiasa mencukupkan keperluan dan kebutuhan hidup kita. Karena itu, janganlah khawatir dengan hari esok, melainkan mari kita belajar untuk hidup berhikmat. Yakinlah bahwa Tuhan Allah senantiasa memelihara hidup kita. Amin. [MOS].

“Carilah hikmat maka engkau akan menemukan kebahagiaan yang sejati di dalam Tuhan.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak