Bacaan : Matius 28 : 1 – 10 | Pujian : KJ. 340 : 1, 2, 3
Nats: “Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati.” (Ay. 7a)
“Hal apakah yang membuat saudara bersukacita?”. Tentulah jawabannya bermacam-macam. “Saya bersukacita karena mendapatkan berkat. Saya bersukacita sebab Tuhan mendengar dan mengabulkan doa saya. Saya merasa senang karena ada jalan keluar dari persoalan hidup, dll”. Ungkapan sukacita terjadi karena kita mengalami hal yang baik dalam hidup kita. Kita merasakan karya dan penyertaan Allah sepanjang hidup kita. Kendati ada berbagai-bagai persoalan dan pergumulan, kita tetap bersukacita dan bahagia sebab kasih penyertaan Allah tidak pernah meninggalkan kita. Maka akan selalu ada sukacita di hati dan hidup kita, jika di dalam kehidupan kita, hati dan hidup kita selalu dekat dengan Allah.
Sebagaimana firman Tuhan yang kita renungkan di Minggu Paskah ini, menceritakan tentang perjumpaan Maria Magdalena dengan Yesus yang bangkit dan hidup. Sebelumnya Maria Magdalena berjumpa dengan Malaikat Tuhan yang mengatakan berita tentang kebangkitan Yesus Kristus. Malaikat Tuhan memerintahnya untuk mewartakan kepada para murid berita kebangkitan Yesus ini. Di dalam hati Maria Magdalena ada perasaan takut sekaligus sukacita mendengar hal itu. Pada saat itu Maria Magdalena berjumpa dengan Yesus yang hidup. Segera dia memeluk kaki Yesus dan menyembah-Nya. Setelah itu Yesus mengutusnya untuk pergi dan mengatakan tentang peristiwa kebangkitanNya ini kepada murid-murid yang lain.
Perjumpaan Maria Magdalena dengan Yesus yang hidup mengubahkan perasaannya. Maria yang semula berduka, merasa sedih, takut, kini berganti dengan sukacita, bahagia sekaligus bersemangat. Yesus yang bangkit memberikan sukacita dan semangat baru kepada Maria untuk melanjutkan karya Allah di tengah dunia. Pesan bagi kita, paskah adalah sukacita, paskah adalah semangat untuk terus berkarya dan berbuah dalam hidup. Di dalam paskah ada kemenangan Kristus dan kemenangan kita sebagai pengikutnya. Demikian melalui paskah ada komitmen diri untuk menjadi saksi Kristus kepada dunia. Kini dengan penuh sukacita dan semangat marilah kita semakin sungguh dalam melayani dan mewartakan karya dan kasih Allah pada dunia. Selamat Paskah. Selamat bersukacita di dalam kemenangan Yesus Kristus. (AR)
”Sukacita yang indah adalah manakala Kristus ada di hati dan hidup kita”