Kasih Allah Kepada Kita Pancaran Air Hidup 10 Maret 2024

10 March 2024

Bacaan: Yohanes 3 : 14 – 21 | Pujian: KJ. 185
Nats: “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Ayat 16)

Orang tua tidak akan pernah memberikan sesuatu yang buruk untuk anak-anaknya. Contohnya: dalam hal makanan, orang tua makan dengan lauk tempe, sedangkan anak-anaknya makan dengan lauk telur atau daging. Perbuatan kasih yang dilakukan oleh orang tua merupakan bentuk pengorbanan yang didasari oleh cinta dan kasih. Bahkan cinta yang diberikan oleh orang tua kepada anak-anaknya akan terus-menerus mengalir.

Sadarkah kita bahwa Tuhan Allah telah memberikan kasih-Nya kepada kita? Kita tidak perlu mencari hal yang istimewa hanya untuk mencari kasih Allah agar dapat kita rasakan. Kasih Allah dapat kita alami dan rasakan setiap hari melalui peristiwa-peristiwa sederhana dalam kehidupan kita sehari-hari, misalnya kita diberikan kesehatan, kekuatan untuk bekerja, berkat makanan dan minuman, dll. Kasih-Nya tidak pernah berubah dari dulu, kemarin, sekarang dan yang akan datang. Kasih Allah senantiasa nyata melalui kehadiran Kristus sebagai Sang Terang yang menuntun kita pada sukacita bersama Allah Bapa. Kita diberi kebebasan untuk mencintai Allah, namun terkadang dosa menarik kita kepada kegelapan. Di sinilah Allah memampukan kita untuk lepas dari kuasa kegelapan yang membelegu kita dengan bimbingan Roh Kudus. Ayat nats kita hari ini mengingatkan kita, begitu besar kasih Allah kepada kita, sehingga kita yang percaya kepada Yesus Kristus beroleh keselamatan dan hidup kekal, semua itu adalah anugerah dari Allah.

Wujud kita membalas kasih Allah, yaitu dengan kita mengasihi sesama kita. Memang, Allah tidak menuntut kita untuk mengembalikan kasih yang Ia beri. Tetapi Ia menghendaki supaya kita melakukan pemulihan dengan wujud memberikan diri bagi sesama. Memberikan diri dapat kita wujudkan melalui tugas yang kita lakukan sehari-hari dengan penuh semangat dan mengucap syukur kepada Allah dalam segala hal. Mari kita senantiasa meyakini dan bersandar sepenuhnya kepada Allah karena kasih dan anugerah-Nya sungguh nyata di dalam kehidupan kita. Amin. [red].

“Tuhan akan senantiasa memberikan kasih-Nya kepada kita”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak