Bacaan: Mazmur 29 : 1 – 11 │ Pujian: KJ. 100
Nats: “TUHAN kiranya memberikan kekuatan kepada umat-Nya, TUHAN kiranya memberkati umat-Nya dengan damai sejahtera!” (Ayat 11)
Sebagai orang percaya sudah sepatutnya kita memuliakan Tuhan Allah dalam kehidupan kita. Karena itu, setiap orang memiliki caranya tersendiri untuk memuliakan Tuhan Allah. Ada yang hidup jujur, bekerja dengan sungguh-sungguh, menyanyikan pujian, berpelayanan dengan sukacita, dan sebagainya. Memuliakan Tuhan Allah adalah wujud respons kita atas berkat-berkat-Nya yang telah kita terima dan sebagai wujud pengakuan kita bahwa Tuhan penuh kuasa. Kita menyadari bahwa bagaimanapun keberadaan diri kita, Tuhan selalu memberkati dan mengasihi kita. Tidak ada satupun dari kita yang terluput dari pandangan dan pemeliharaan-Nya. Berangkat dari kesadaran bahwa kehidupan kita senantiasa dianugerahi kasih dan berkat Tuhan, maka tugas kita sebagai anak-anak-Nya adalah memuliakan Tuhan Allah dalam setiap laku hidup kita.
Firman Tuhan hari ini berbicara tentang ajakan untuk memuliakan Tuhan Allah. Penulis Mazmur pada bagian awal mengajak penghuni surga untuk memuliakan Tuhan Allah dan bersujud kepada-Nya. Dia mengakui dan menyadari kebesaran kuasa Tuhan bahkan suara Tuhan menguasai seluruh alam semesta. Suara Tuhan mampu mematahkan pohon Aras serta menyemburkan nyala api. Suara Tuhan pun berkuasa atas rusa yang mengandung untuk beranak. Suara Tuhan menyemburkan nyala api, membuat padang gurun bergetar. Digambarkan pula Tuhan bersemayam di atas air bah, yang menggambaran tentang badai dan kondisi alam yang menakutkan. Satu hal yang dapat kita maknai bahwa itu semua berada dalam kendali penuh Tuhan Allah, sehingga kita tidak perlu mengkhawatirkan sesuatu yang berada di luar kendali diri kita.
Jika segala sesuatunya termasuk alam semesta berada dalam kendali Tuhan Allah, maka patutlah kita bersukacita karena seluruh kehidupan kita berada dalam kendali tangan-Nya. Tidak ada alasan bagi kita untuk takut dan khawatir atas kehidupan ini. Mari kita mengimani bahwa Tuhan memberikan kita kekuatan, berkat serta damai sejahtera, sehingga kita selalu dimampukan untuk memuliakan-Nya. Selamat memuliakan Tuhan Allah dalam setiap laku kehidupan kita. Amin. [GEA].
“Memuliakan Tuhan Allah adalah wujud cinta kita kepada-Nya.”