
Kabar yang membanggakan bagi segenap warga GKJW. Tradisi Perayaan Undhuh-Undhuh GKJW Jemaat Mojowarno mendapatkan sertifikat Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
Momen penyerahan itu dilakukan bersamaan dengan puncak perayaan Undhuh-Undhuh GKJW Jemaat Mojowarno yang diselenggarakan pada hari Minggu, 14 Mei 2023.
Proses terbitnya sertifikat tersebut diawali dari Pemerintah Kabupaten Jombang yang telah mengajukan tradisi Riyaya Undhuh-Undhuh Mojowarno sebagai Warisan Budaya Takbenda kepada Kemendikbud (sekarang Kemendikbudristek) pada 2019 lalu, dan pada akhirnya pengajuan sertifikat tersebut disetujui dan diterbitkan.
Penyerahan sertifikat Warisan Budaya Takbenda Indonesia tersebut diserahkan oleh Bupati Jombang Ibu. Mundjidah kepada Pendeta Muryo Jayadi dan disaksikan langsung oleh warga jemaat Mojowarno dan segenap masyarakat yang hadir.
Sebagaimana kita tahu, tradisi perayaan undhuh-undhuh Jemaat Mojowarno yang pada akhirnya menjadi tradisi khas yang dilakukan oleh setiap Jemaat di GKJW telah melalui proses yang sangat panjang.
Riyaya Undhuh-Undhuh adalah salah satu tradisi yang terbentuk dari perjumpaan tradisi masyarakat Jawa dan ajaran Kristen. Sebab, di dalam masyarakat Jawa dikenal ritual panen raya dan penyimpanan padi ke dalam lumbung yang pada akhirnya hal tersebut mengalami proses inkulturasi, sehingga terbentuklah sebuah tradisi perayaan undhuh-undhuh saat ini.
Selamat kepada GKJW Jemaat Mojowarno.