“Membangun sinergi pemuda dan gereja untuk menciptakan ruang bertumbuh serta menjadi teladan dalam mewujudkan tanda-tanda Kerajaan Allah.”
Itulah misi yang lahir dari pertemuan 30 utusan Forum Pemuda dan KPPMD dari 15 MD dengan tema “Sahabat Penggerak Pemuda” yang diselenggarakan di Pendopo IPTh. Balewiyata – GKJW. Melalui misi ini, Forum Pemuda diharapkan mampu hadir sebagai ruang diskusi sekaligus wadah aspirasi yang membangun sinergitas agar pemuda gereja semakin bertumbuh. Harapannya, mereka mampu menjadi teladan perilaku dalam ruang pelayanan maupun kesaksian. Tentu saja, dalam menjalankan misi ini, mereka akan terus berkoordinasi dengan KPPMD.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 24-27 Juli 2026 ini menyajikan beberapa submateri. Sesi “Pemuda dan Organisasi” yang dibawakan oleh Pdt. Kristanto berfokus pada sejarah organisasi pemuda GKJW sejak era perintisan pada tahun 1830 hingga masa kini. Selanjutnya, materi terkait “Navigasi Organisasi, Sense of Belonging, dan 9 Temuan Riset Spiritualitas Pemuda” yang disampaikan oleh Pdt. Agus Budi Kristanto lebih menekankan pada hasil analisis penelitian yang dilakukan oleh Forum Pemuda pada tahun lalu. Sesi ini memotret ruang gerak dan lingkup pelayanan pemuda terkait kebutuhan organisme dan konektivitas.
Di sela-sela materi tersebut, tepatnya pada hari Sabtu, 25 Juli, Pdt. Musa Wahyu Bimantara memimpin diskusi mengenai potensi dan permasalahan yang sedang dihadapi pemuda di lima rayon, yaitu:
- Rayon Singosarian: Meliputi wilayah Malang dan sekitarnya (mencakup MD Malang I, MD Malang II, MD Malang III Barat, MD Malang III Timur, dan MD Malang IV).
- Rayon Mataraman: Meliputi wilayah barat Jawa Timur, seperti Madiun, Ngawi, Ponorogo, Pacitan, dan Magetan.
- Rayon Mojopahitan (Majapahit): Meliputi wilayah Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, dan Jombang.
- Rayon Blambangan (Besuki): Meliputi wilayah ujung timur Jawa Timur (seperti Besuki Timur, Banyuwangi, dan sekitarnya).
- Rayon Kedirian: Meliputi wilayah Kediri dan sekitarnya.
Setelah berdiskusi dan memetakan potensi serta masalah yang ada, para utusan forum diberikan kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka berdasarkan keterwakilan rayon masing-masing.
Rangkaian acara pada Minggu pagi dibuka dengan kegiatan ibadah di GKJW Jemaat Malang. Kegiatan berlanjut dengan materi mengenai “Quarter-Life Crisis” oleh Pdt. Musa, yang lebih berorientasi pada ragam persoalan yang tengah dihadapi pemuda saat ini sekaligus bagaimana cara mengatasinya.
Selanjutnya, pada jamuan penutup acara, Pdt. Musa bersama para pengurus Forum Pemuda membahas langkah-langkah ke depan untuk mengawal misi forum ini dalam panggilan pelayanannya. Lahirnya misi tersebut juga diiringi dengan kesepakatan bersama, yaitu Forum Pemuda hanya dibentuk di tingkat Majelis Agung, namun ruang gerak dan kontribusinya akan lebih difokuskan pada MD masing-masing.
Dalam susunan kepengurusannya, Forum Pemuda GKJW dipimpin oleh:
- Ketua: Wahyu Kristian W. (GKJW Jemaat Situbondo – MD Besuki Barat),
- Sekretaris: Dian Christiana (GKJW Jemaat Dampit – MD Malang II),
- Bendahara: Fransius Eryan P. (GKJW Jemaat Lumajang – MD Besuki Barat),
- Pembantu Umum: Dyah Triyuni Dianita (GKJW Jemaat Sambirejo – MD Kediri Utara II).
Tugas pengurus inilah yang nantinya akan memastikan bahwa utusan Forum Pemuda bergerak dalam ruang lingkup pemantauan (monitoring) dan pemetaan, sekaligus menjadi wadah pemikir (think tank) dan bank data yang dihimpun dari para utusan di daerah.
Oleh: Dian Christiana