Lokakarya Penerapan Sumber Energi Alternatif

listrik tenaga matahari

Bpk. Krisnadi menerangkan penggunaan tenaga matahari sebagai energi alternatif

Dewan Pembinaan Kesaksian (DPK) GKJW  mengadakan lokakarya penerapan energi alternatif pada tanggal 18-19 Mei 2018 di GKJW Jemaat Sidorejo, Jember. Melalui lokakarya ini diharapkan warga jemaat dapat mengelola sumber energi alternatif di sekitarnya menjadi lebih bermanfaat.

Kebutuhan manusia akan energi sering tidak sebanding dengan kemampuan alam dalam menyediakan sumber energi konvensional (dari fosil). Oleh karena itu, energi alternatif yang dapat diperbarui menjadi hal penting saat ini.  Dua sumber energi terbarukan yang dipelajari dalam lokakarya ini ialah biogas dan energi dari sinar matahari.

Pemanfaatan energi alternatif ini penting menjadi dilakukan oleh jemaat-jemaat GKJW sebagai wujud nyata usaha merawat bumi milik Allah.  Membuat instalasi energi alternatif memang tidak mudah dan murah, namun hal itu bisa dimulai dari usaha-usaha kecil. Pdt. Roni Maulana dalam ibadah pembukaan lokakarya mengingatkan pentingnya tetap setia dalam perkara kecil. Dengan kesetiaan itu, kita akan dianugrahi perkara perkara yang lebih besar

Dalam lokakarya ini diadakan praktek pemasangan solar cell (sel tenaga matahari untuk menghasilkan listrik) di salah satu rumah warga. Selain itu, perserta lokakarya juga diajak berkunjung ke rumah warga yang telah memanfaatkan limbah ternak babi menjadi biogas.

Lokakarya ini diikuti oleh 30 orang pengurus komisi pembinaan kesaksian dari 5 Majelis Daerah GKJW dan pengurus komisi pembinaan kesaksian jemaat di MD Besuki Barat. Selain dari MD Besuki Barat, mereka yang hadir berasal dari Majelis Daerah Besuki Timur, Surabaya Timur 1, Surabaya Timur 2 dan Malang 4.

 

Bagikan Entri Ini:

  • 40
    Shares