GKJW dalam Kegiatan Digital Literacy for Peace and Justice

8 August 2025

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital telah membawa dampak besar terhadap kehidupan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat. Di satu sisi, ruang digital menawarkan peluang besar untuk menyuarakan nilai-nilai keadilan, perdamaian, dan kemanusiaan secara luas. Namun di sisi lain, ruang yang sama juga kerap menjadi sarana penyebaran ujaran kebencian, intoleransi, dan praktik-praktik yang merendahkan martabat sesama.

GKJW sebagai entitas yang menyatu dengan realitas tersebut, juga turut memiliki panggilan dan tanggung jawab moral untuk meresponsnya. Dalam keikutertaannya sebagai Gereja anggota United Evangelical Mission (UEM), GKJW turut ambil bagian dalam salah satu program yang diadakan, yaitu “Digital Literacy for Peace and Justice”.

Selama enam hari lamanya, Pdt. Krisna Yoga Pradigdya, S.Si diutus oleh GKJW untuk mengikuti kegiatan yang dilakukan tepatnya pada 21–26 Juli 2025 di Jakarta. Kegiatan ini mempertemukan generasi muda dari Indonesia, Filipina, dan Sri Lanka yang berasal dari berbagai latar belakang seperti pelayan gereja, aktivis iman, dan pegiat media digital untuk mendalami keterkaitan antara teologi, literasi digital, dan advokasi dalam rangka mewujudkan perdamaian dan keadilan sosial.

Melalui sesi-sesi refleksi teologis, diskusi interaktif, dan lokakarya praktis, para peserta diajak untuk mengembangkan pemahaman dan keterampilan dalam membangun strategi komunikasi iman yang kreatif, kontekstual, dan berdampak di ruang digital. Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bersama dalam memperkuat suara profetik gereja di tengah dunia digital yang kompleks dan dinamis.

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kasih, kegiatan “Digital Literacy for Peace and Justice” yang diikuti dapat berlangsung dengan baik dan memberikan pengalaman serta pemahaman yang sangat berharga. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran bersama dalam memperdalam relasi antara teologi, advokasi, dan pemanfaatan ruang digital secara etis dan kontekstual.

 

Berita : Pdt. Krisna Yoga Pradigdya
Foto : Panitia

Renungan Harian

Renungan Harian Anak