Diam Bersama Dengan Rukun Tuntunan Ibadah Anak 23 Agustus 2026

10 August 2026

Tahun Gerejawi: HUT RI
Tema: Menjaga Persatuan Dan Kerjasama
Judul: Diam Bersama Dengan Rukun

Bacaan: Roma 12 : 1-8
Ayat Hafalan: Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun (Mazmur 133 :1)

Lagu Tema: Kidung Siwi 76

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Bacaan kita dibuka Paulus dengan tantangan yang cukup luar biasa, yaitu kemauan untuk mempersembahkan tubuh. Ini bukan hal yang mudah untuk dipenuhi. Kalau hanya sekedar mempersembahkan harta tentu mudah karena tidak melibatkan komitmen. Tetapi mempersembahkan hidup maka itu mengandung komitmen dan ketaatan. Maka dari itu Paulus melanjutkan dengan pembaharuan budi yang artinya perubahan hidup secara total. Paulus menantang keseriusan ini dengan melawankan hidup secara daging dan secara Roh. Karena memang mempersembahkan hidup melibatkan kehidupan yang mengalami pembaharuan di dalam Roh Allah. Maka dari itu ajakan Paulus ini sungguh amat menantang untuk diikuti.

Hal ini bisa dipenuhi dengan hidup rukun bersama satu sama lain meskipun banyak perbedaan latar belakang dengan orang-orang di sekitar kita khususnya di gereja. Untuk bisa mencapai itu kita harus saling menghargai satu sama lain. Ada banyak karunia di antara anggota jemaat, yang bisa dipakai untuk membangun jemaat. Semua karunia itu harus dipersembahkan dengan cara yang benar yaitu sebagai persembahan yang hidup. Maka dari itu ajakan untuk hidup rukun bersama jika dapat dipenuhi adalah bukti nyata dari persembahan tubuh sebagai persembahan yang hidup. Jika tidak maka itu bisa menjadi sumber perpecahan sebab masing-masing ingin menonjol.

Refleksi Untuk Pamong
Dalam komunitas para pamong di jemaat kita masing-masing pastinya ada banyak pamong dengan banyak karunia, banyak bakat dan kepandaian yang bisa dipakai untuk mengajar anak-anak. Karunia, bakat dan kepandaian ini bisa menjadi pedang bermata dua. Di satu sisi bisa menjadi kekuatan bagi jemaat karena akan tersedia pamong dengan kapasitas bagus dalam mengajar anak-anak. Di sisi lain jika semua kapasitas itu tidak disertai semangat saling menghargai dan rendah hati akan menjadi potensi  perpecahan, karena masing-masing ingin menonjolkan diri. Maka dari itu Paulus mendahului perikop ini  dengan kesediaan untuk mempersembahkan tubuh sebagai persembahan yang hidup dan yang benar di hadapan Tuhan. Pertanyaan besar bagi kita sebagai pamong adalah dengan motivasi apa kita melayani anak-anak di gereja? Jika memang untuk pelayanan maka kita akan mengendalikan diri kita supaya kita bisa hidup rukun bersama dalam pelayanan dan menjadi teladan bagi anak-anak dalam kasih. Demikian juga kita tinggal di bumi Indonesia yag majemuk : beragam agama, suku, budaya dan bahasa. Jika kita tidak saling menghargai maka Indonesia bisa bubar dan terjadi peperangan saudara.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan:
Sambil menyanyikan lagu nasional, Anak dapat mengikuti gerakan berpegangan tangan dengan teman sebagai simbol persatuan tanpa membeda-bedakan dengan ceria

Pendahuluan

  • Disiapkan lagu Indonesia Merdeka

Selamat pagi anak-anak. Bagaimana kabarnya hari ini? Puji Tuhan kalau kalian semua sehat. Kita akan membaca dan mendengarkan  Alkitab melalui Alkitab suara. Sebelumnya mari kita berdoa terlebih dahulu.( Anak-anak melihat dan mendengarkan Alkitab suara Roma 12:1-8)

Inti Penyampaian
Anak-anak mari kita memperhatikan anggota badan kita. Mari melihat tangan, ada berapa? benar ada dua, apa fungsi tangan? Pinter untuk memegang, untuk menulis, untuk makan dll. Lalu kaki ada berapa? Ada dua. Fungsinya apa? benar untuk main bola, untuk jalan dll. Sekarang kita pegang mata, apa fungsinya mata ? untuk melihat.

Apakah tangan sama fungsinya dengan kaki? Apakah kaki fungsinya sama dengan mata? Tidak. Masing-masing mempunyai fungsi sendiri-sendiri tetapi semuanya itu adalah anggota  tubuh. Jika kalian mencubit tangan seluruh tubuh akan merasakan sakit. Kalau kalian jatuh dan kaki berdarah maka mata akan menangis. Bagaimana kalau tiba-tiba kaki tidak mau diajak jalan dan tangan  tidak mau dipakai untuk makan? wah gawat ya.

Penerapan
Di sini anak-anak juga bajunya warnanya macam-macam ada yang putih, hijau, biru dan pink. Wah seru ya, berwarna seperti pelangi. Meskipun berbeda-beda tetapi sangat indah. Apakah kalian pernah melihat pelangi? (tunjukkan gambar pelangi kepada anak-anak, ada dilembar peraga). pelangi indah sekali ya. Di sini juga ada anak perempuan ada anak laki-laki. Wajahnya semua juga tidak sama. Kita berbeda-beda tetapi kita ini satu dalam Tuhan Yesus sebagai saudara seiman.

Di Indonesia kita juga berbeda-beda ada suku Jawa, ada suku Madura, suku Batak.(tunjukkan gambar suku, ada di lembar aktivitas) Kita berbeda-beda tetapi satu juga di sebut Bhineka Tunggal Ika. Disebut apa? Bhineka tunggal Ika…pinter. Mari sekarang kita bergandengan tangan membentuk lingkaran, karena kita satu saudara dan hidup rukun. Tidak boleh bertengkar. Kita sambil menghentak hentakan kaki mengikuti lagu ya. (diputarkan lagu Indonesia merdeka)

Aktivitas

  1. Gambar peta indonesia, gambar Bhineka Tunggal Ika, gambar beberapa suku di Indonesia (semua ada di lembar aktivitas) setiap anak mendapat satu.
  2. lem

Cara :
Gambar bhineka Tunggal ika di tempel di bawah peta Indonesia, lalu gambar suku-suku di tempelkan di atas peta Indonesia.

Ditutup dengan menyanyi Kidung Siwi no 76


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan:
Di dalam kelas, Anak dapat membantu teman yang mengalami kesulitan saat lomba atau aktivitas mewarnai tema 17-an dengan tulus

Pendahuluan

  • Disiapkan lagu Indonesia merdeka

Selamat pagi anak-anak. Bagaimana kabarnya hari ini ? Puji Tuhan kalau kalian semua sehat. Kita akan membaca dan mendengarkan Alkitab melalui Alkitab suara. Sebelumnya mari kita berdoa terlebih dahulu.(anak-anak melihat dan mendengarkan Alkitab suara Roma 12:1-8)

Inti Penyampaian
Anak-anak mari kita memperhatikan anggota badan kita. Mari melihat tangan, ada berapa? benar ada dua, apa fungsi tangan? Pinter untuk memegang, untuk menulis, untuk makan dll. Lalu kaki ada berapa? Ada dua. Fungsinya apa? benar untuk main bola, untuk jalan dll. Sekarang kita pegang mata, apa fungsinya mata ? untuk melihat.

Apakah tangan sama fungsinya dengan kaki? Apakah kaki fungsinya sama dengan mata? Tidak. Masing-masing mempunyai fungsi sendiri-sendiri tetapi semuanya itu adalah anggota  tubuh. Jika kalian mencubit tangan seluruh tubuh akan merasakan sakit. Kalau kalian jatuh dan kaki berdarah maka mata akan menangis. Bagaimana kalau tiba-tiba kaki tidak mau diajak jalan dan tangan  tidak mau dipakai untuk makan? wah gawat ya.

Penerapan
Disini anak-anak juga bajunya warnanya macam-macam ada yang putih, hijau, biru dan pink. Wah seru ya, berwarna seperti pelangi. Meskipun berbeda-beda tetapi sangat indah. Apakah kalian pernah melihat pelangi? (tunjukkan gambar pelangi kepada anak-anak, ada dilembar peraga). pelangi indah sekali ya. Di sini juga ada anak perempuan ada anak laki-laki. Wajahnya semua juga tidak sama. Kita berbeda-beda tetapi kita ini satu dalam Tuhan Yesus, sebagai saudara seiman.

Di Indonesia kita juga berbeda-beda ada suku apa saja (biarkan anak-anak menjawabnya). Ada suku Jawa, suku Madura dan suku Batak. (tunjukkan gambar suku, ada di lembar aktivitas) di Indonesia ada semboyan Bhineka Tunggal Ika. Ada yang tahu apakah arti Bhineka Tunggal Ika? Ya benar berbeda-beda tetapi satu juga. Kita harus saling menghargai tidak boleh saling menghina karena kita satu saudara di Indonesia. Teman-teman di sekolah dan di gereja juga beragam asal-usulnya. Kita harus rukun bersama, bermain bersama dan saling tolong menolong.

Aktivitas
Lomba Mencocokkan gambar  dan tulisan:

Disiapkan gambar suku-suku di indonesia dan  nama sukunya. Masing-masing dipisah

Cara:

  • Kertas gambar suku dan kertas tulisan asal suku di campur ditaruh disuatu wadah.
  • Anak-anak dibagi 3 kelompok , bisa lebih. Tiap kelompok mendapat satu set gambar dan tulisan
  • Anak-anak akan berlomba mencocokkan tulisan asal suku  dengan gambar yang menang mendapat hadiah.

Tugas Untuk Minggu Depan:
anak-anak membawa alat tulis untuk diberikan kepada teman yang membutuhkan, pamong yang menata siapa yang akan diberi. Dan diberikan di lain hari.

Ditutup dengan menyanyi Kidung Siwi no 76


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:
Dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika, anak dapat mengajak teman untuk menghargai perbedaan pendapat dengan cara yang sopan saat merencanakan kegiatan ibadah.

Pendahuluan

  • Disiapkan lagu Indonesia merdeka

Selamat pagi anak-anak bagaimana kabarnya hari ini ? Puji Tuhan kalau kalian semua sehat. Kita akan membaca dan mendengarkan  Alkitab melalui Alkitab suara. Sebelumnya mari kita berdoa terlebih dahulu (anak-anak melihat dan mendengarkan Alkitab suara Roma 12:1-8)

Inti Penyampaian
Anak-anak mari kita memperhatikan anggota badan kita. Mari melihat tangan, ada berapa? benar ada dua, apa fungsi tangan? Pinter untuk memegang, untuk menulis, untuk makan dll. Lalu kaki ada berapa? Ada dua. Fungsinya apa? benar untuk main bola, untuk jalan dll. Sekarang kita pegang mata, apa fungsinya mata ? untuk melihat.

Apakah tangan sama fungsinya dengan kaki? Apakah kaki fungsinya sama dengan mata? Tidak. Masing-masing mempunyai fungsi sendiri-sendiri tetapi semuanya itu adalah anggota  tubuh. Jika kalian mencubit tangan seluruh tubuh akan merasakan sakit. Kalau kalian jatuh dan kaki berdarah maka mata akan menangis. Bagaimana kalau tiba-tiba kaki tidak mau diajak jalan dan tangan  tidak mau dipakai untuk makan? wah gawat ya.

Penerapan
Disini anak-anak juga bajunya warnanya macam-macam ada yang putih, hijau, biru dan pink. Wah seru ya, berwarna seperti pelangi. Meskipun berbeda-beda tetapi sangat indah. Apakah kalian pernah melihat pelangi? (tunjukkan gambar pelangi kepada anak-anak, ada dilembar peraga). pelangi indah sekali ya. Di sini juga ada anak perempuan ada anak laki-laki. Wajahnya semua juga tidak sama. Kita berbeda-beda tetapi kita ini satu dalam Tuhan Yesus, sebagai saudara seiman.

Di Indonesia kita juga berbeda-beda sukunya. Siapa yang bisa menyebutkan suku-suku yang ada di Indonesia (biarkan anak-anak menjawabnya) Ada suku Jawa, suku Madura, suku Batak, suku Sunda (tunjukkan gambar suku, ada di lembar aktivitas). Di Indonesia ada semboyan Bhineka Tunggal Ika. Ada yang tahu apakah arti Bhineka Tunggal Ika? Ya benar berbeda-beda tetapi satu juga. Kita harus saling menghargai. Tidak boleh saling menghina karena kita satu saudara di Indonesia. Teman-teman di sekolah dan di gereja juga beragam asal-usulnya. Kita harus rukun bersama. Bermain bersama dan saling tolong menolong. Kalian mungkin dalam bermain atau bercakap-cakap bisa saja berbeda pendapat maka kalian juga harus saling menghargai pendapat yang berbeda-beda.

Aktivitas
Anak-anak dibagi dalam beberapa kelompok. Anak-anak diminta merencanakan kegiatan ibadah padang dalam rangka HUT RI lengkap dengan lomba-lombanya juga. Lalu diminta mempresentasikannnya dan menceritakan pengalamannya dalam menyatukan pendapat yang berbeda-beda.

Ditutup dengan menyanyi Kidung Siwi no 76


BAHASA JAWA

TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan:
Kanti nembang lagu nasional , anak-anak saged niruaken gerakan gandengan tangan  kalian kancanipun, kangge simbol guyub rukun tanpa mbenten-mbentenaken kanti sukarena

Pendahuluan

  • Dipun cawisaken  lagu Indonesia Merdeka

Bocah-bocah piye kabare isuk iki, lak pada sehat kabeh to? Puji Gusti Yen pada sehat kabeh. Saiki ayo pada donga sakdurunge maca Kitab suci. (lare-lare ningali lan mirengaken Alkitab suara Roma 12:1-8)

Inti Penyampaian
Anak-anak ayo saiki padha di deleng awake dewe-dewe, duwe tangan paira? loro bener. Apa fungsine tangan ? Duwe sikil pira? loro bener, sikil kui kanggo apa? terus duwe mripat pira? loro bener, mripat gunane kanggo apa? Kanggo ndeleng pinter.

Apa tangan gunane pada karo sikil? Sikil apa gunane yo pada karo mata? sikil, tangan lan mata kui duwe fungsine dewe-dewe. Nanging kui kabeh diarani awak.yen kowe njiwit tangan, awakmu kabeh krasa lara. Yen kowe tiba terus sikilmu getihen, mripatmu yo melu nagis merga kelaran. Pi yen ujug-ujug sikil ora gelem diajak mlaku lan tangan ora gelem obah , wah bahaya to iki. iya  apa ora?

Penerapan
Bocah-bocah klambine sampean rupane yo ora pada. Beda-beda warnane, ana sing putih, kuning, pink lan biru.  Masia beda-beda ning apik kabeh kaya rupane pelangi. Wis pada tahu weruh pelangi durung  ( dipun tedahaken gambar pelangi ing lembar aktivitas). pelangine apik yo. Ning kene uga ana bocah wadon lan bocah lanang , rupa ne uga ora ana sing pada, senadyan beda ning kita iki nunggil dadi siji ing Sang Kristus, dadi sedulur seiman.

Ing Indonesia awake dewe uga beda-beda, suku, basa lan budayane (dipuntedahaken gambar suku ingkang benten-benten), awake dewe iki beda nanging uga nunggil dadi siji jenenge apa  Bhineka Tunggal Ika. Ayo saiki pada gandhengan tangan bentuk bunderan karo nyanyi lan sikile di hentak-hentake ( dipunputeraken lagu indonesia merdeka)

Aktivitas

  1. Gambar peta indonesia, gambar bhineka Tunggal Ika, gambar  suku ing Indonesia (sedaya wonten ing lembar aktivitas) saben lare pikantuk setunggal.
  2. lem

Cara :
Gambar bhineka Tunggal ika dipun tempel ing ngandap  peta Indonesia, lajeng  gambar suku-suku dipun tempelkan ing duwuripun  peta Indonesia.

Ditutup kanti menyanyi Kidung Siwi no 76


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan:
Ing lebet kelas , anak saged ngrencangi kancanipun ingkang kawratan nalika lomba utawi aktivitas mewarnai 17 an kanti tulus.

Pendahuluan
Bocah-bocah piye kabare isuk iki, lak pada sehat kabeh to? Puji Gusti Yen pada sehat kabeh. Saiki ayo pada donga sakdurunge maca Kitab suci. ( lare-lare ningali lan mirengaken Alkitab suara Roma 12:1-8)

Inti Penyampaian
Anak-anak ayo saiki padha di deleng awake dewe-dewe, duwe tangan paira? loro bener. Apa fungsine tangan?  Duwe sikil pira? loro bener , sikil kui kanggo apa? terus duwe mripat pira? loro bener, mripat gunane kanggo apa? Kanggo ndeleng pinter.

Apa tangan gunane pada karo sikil? Sikil apa gunane yo pada karo mata? sikil, tangan lan mata kui duwe fungsine dewe-dewe. Nanging kui kabeh diarani awak.yen kowe njiwit tangan, awakmu kabeh krasa lara. Yen kowe tiba terus sikilmu getihen, mripatmu yo melu nagis merga kelaran. Pi yen ujug-ujug sikil ora gelem diajak mlaku lan tangan ora gelem obah , wah bahaya to iki. iya apa ora?

Penerapan
Bocah-bocah klambine sampean rupane yo ora pada. Beda-beda warnane, ana sing putih, kuning, pink lan biru.  Masia beda-beda ning apik kabeh kaya rupane pelangi. Wis pada tahu weruh pelangi durung (dipun tedahaken gambar pelangi ing lembar aktivitas). pelangine apik yo. Ning kene uga ana bocah wadon lan bocah lanang , rupa ne uga ora ana sing pada, senadyan beda ning kita iki nunggil dadi siji ing Sang Kristus, dadi sedulur seiman.

Ing Indonesia awake dewe uga beda-beda,sing beda apane ya? (lare-lare kersanipun njawab rumiyin) suku, basa lan budayane, suku apa wae? (lare-lare kersanipun njawab rumiyin lajeng dipuntedahaken gambar suku ingkang benten-benten), awake dewe iki beda nanging uga nunggil dadi siji jenenge apa  Bhineka Tunggal Ika. Iya bener Bhineka tunggal ika. Apa ana sing ngerti tegese Bhineka Tunggal Ika? ya bener, senadyan beda ananging dadi siji . awake dewe kudu ajen-ingajeni senadyan beda. Ora oleh moyoki, merga awake dewe iki isih sedulur ing Indonesia. Kanca-kanca sekolah, ing omah lan ing greja uga mawarna-warna asal usule . awake dewe kudu rukun , dolananan bareng lan tulung -tinulungan

Aktivitas
Lomba nyocokaken gambar lan tulisan:

Dipunsiapkaken gambar suku-suku ing indonesia lan  jeneng  sukunipun.

Cara:

  • Kertas gambar suku lan kertas tulisan asal suku di campur ing  wadah.
  • Anak-anak dibagi 3 kelompok ,saged luwih .saben  kelompok pikantuk setunggal  set gambar lan tulisan
  • Anak-anak lomba cocokaken tulisan asal suku lan  gambar ingkang  menang pikantuk hadiah.

Tugas Minggu ngajeng:
Mbeta alat tulis,  ingkang badhe disumbangaken kangge kanca-kancanioun ingkang mbetahaken. Pamong ingkang ngrigenaken sinten ingkang dipun paring. Ditutup kanti menyanyi Kidung Siwi no 76


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:
Ing semangat Bhineka Tunggal ika , anak saged ngajeni perbedaan pendapat kanti cara sopan nalika ngrancang ibadah

Pendahuluan
Bocah-bocah piye kabare isuk iki, lak pada sehat kabeh to? Puji Gusti Yen pada sehat kabeh. Saiki ayo pada donga sakdurunge maca Kitab suci. ( lare-lare ningali lan mirengaken Alkitab suara Roma 12:1-8)

Inti Penyampaian
Anak-anak ayo saiki padha di deleng awake dewe-dewe, duwe tangan paira? loro bener. Apa fungsine tangan?  Duwe sikil pira? loro bener, sikil kui kanggo apa? terus duwe mripat pira? loro bener, mripat gunane kanggo apa? Kanggo ndeleng pinter.

Apa tangan gunane pada karo sikil? Sikil apa gunane yo pada karo mata? Sikil, tangan lan mata kui duwe fungsine dewe-dewe. Nanging kui kabeh diarani awak.yen kowe njiwit tangan, awakmu kabeh krasa lara. Yen kowe tiba terus sikilmu getihen, mripatmu yo melu nagis merga kelaran. Pi yen ujug-ujug sikil ora gelem diajak mlaku lan tangan ora gelem obah, wah bahaya to iki. iya apa ora?

Penerapan
Bocah-bocah klambine sampean rupane yo ora pada. Beda-beda warnane, ana sing putih, kuning, pink lan biru.  Masia beda-beda ning apik kabeh kaya rupane pelangi. Wis pada tahu weruh pelangi durung (dipun tedahaken gambar pelangi ing lembar aktivitas). pelangine apik yo. Ning kene uga ana bocah wadon lan bocah lanang , rupa ne uga ora ana sing pada, senadyan beda ning kita iki nunggil dadi siji ing Sang Kristus, dadi sedulur seiman.

Ing Indonesia awake dewe uga beda-beda,sing beda apane ya? (lare-lare kersanipun njawab rumiyin) suku, basa lan budayane, suku apa wae?(lare-lare kersanipun njawab rumiyin lajeng dipuntedahaken gambar suku ingkang benten-benten), awake dewe iki beda nanging uga nunggil dadi siji jenenge apa  Bhineka Tunggal Ika. Iya bener Bhineka tunggal ika. Apa ana sing ngerti tegese Bhineka Tunggal Ika? ya bener, senadyan beda ananging dadi siji. awake dewe kudu ajen-ingajeni senadyan beda. Ora oleh moyoki, merga awake dewe iki isih sedulur ing Indonesia. Kanca-kanca sekolah, ing omah lan ing greja uga mawarna-warna asal usule . Awake dewe kudu rukun , dolananan bareng lan tulung -tinulungan. Nakila kowe pada jagongan bisa wae kowe kabeh uga beda pikirana , nanging kowe kabeh pada ajen-ingajeni pendapat sing beda-beda.

Aktivitas
Lare-lare dibagi dados perangan kelompok. Lare-lare dipunutus ngrancang kegiatan ibadah padang HUT RI kanti lomba-lombanipun . lajeng dipun utus presentasi lan nyariosaken pengalaman nunggilaken pikiran ingkang benten-benten. Ditutup kanti menyanyi Kidung Siwi no 76

Renungan Harian

Renungan Harian Anak