Aku Mau Berbuat Baik Tuntunan Ibadah Anak 28 Juni 2026

15 June 2026

Judul: Aku Mau Berbuat Baik
Tahun Liturgi: Pembukaan Bulan Keluarga
Tema: Mati dan Bangkit Bersama Kristus

Bacaan Alkitab: Roma 6:11-12
Ayat Hafalan: Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran (Roma 6:18)

Lagu Tema: Kidung Siwi, No. 73 “Aku Kuat dan Berani”

Alat Peraga dan Aktivitas: Dapat diunduh di sini.

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Tema besar dalam perikop 6:1-14 ini adalah tentang ikut mati dan bangkit bersama Kristus. Pemahaman ini merupakan inti dari teologi Paulus yang mewarnai hampir kebanyakan tulisan Paulus. Pemahaman yang dibangun adalah bahwa orang percaya telah dipersatukan dengan kematian dan kebangkitan Kristus melalui baptisan. Jadi baptisan umat percaya bukan sekedar tanda bahwa seseorang telah resmi menjadi milik Kristus melainkan bahwa yang bersangkutan telah bersedia bersatu dengan kematian dan kebangkitan Kristus.

Kematian di sini bukan dimaksudkan sebagai kematian jasmani melainkan kematian secara rohani. Bukan juga berarti bahwa orang tidak beriman lagi melainkan sebaliknya orang semakin beriman dan membunuh segala keduniawiannya. Bangkit pun dalam arti kebangkitan secara rohani maka seperti yang sering diungkapkan dalam teologi Paulus juga bahwa ketika bersatu dengan kematian dan kebangkitan Kristus, maka seseorang harus menanggalkan atau melepaskan cara hidupnya yang lama yang penuh dengan dosa dan mengenakan cara hidup yang baru (menjadi manusia baru) yang semakin serupa dengan Kristus.

Untuk dapat mengenakan manusia yang baru, maka setiap umat percaya perlu mengalami yang namanya pertobatan. Pertobatan adalah pengakuan salah dan dosa serta kembali kepada jalan Kristus yaitu jalan kebenaran dan hidup. Ayat 11 dan 12 yang menjadi bahan pelayanan kita ini adalah bagian kunci dari keseluruhan perikop. Dikatakan bahwa setiap orang percaya telah mati bagi dosa dan hidup bagi Allah di dalam Kristus.

Selain itu dikatakan pula bahwa dosa jangan berkuasa lagi pada tubuh yang fana, supaya kita tidak menuruti keinginannya, artinya bahwa ketika kita telah hidup bagi Allah maka sepenuhnya diri kita hidup bagi Allah, menanggalkan dosa, keburukan dan mengenakan hidup yang baru. Setiap orang percaya dipanggil untuk hidup dalam kebenaran. Tentu bukan hal yang mudah karena tantangan-tantangan yang dihadapi di masa sekarang bukan semakin ringan melainkan semakin berat, misalnya dengan adanya perkembangan teknologi, satu sisi semakin menolong dan mempermudah kita untuk mengakses hal-hal yang rohani, tapi disisi lain hal-hal negatif yang ditimbulkan dan dapat kita akses juga semakin mudah oleh sebab itu, ajakan Paulus kepada kita adalah untuk taat hidup dalam kebenaran.

Refleksi Untuk Pamong
Bagaimana dengan kita? Apakah mudah bagi kita untuk hidup dalam kebenaran? Apakah mudah bagi kita melayani dalam kebenaran? Melayani dengan penuh ketulusan hati seperti Kristus lebih dulu melayani dan mengasihi kita? Mari belajar dari pesan Paulus ini. Kita sebagai orang percaya telah diselamatkan dan ditebus dosa-daosanya. Kita telah diberi kasih karunia. Maka mari kenakan manusia baru kita dan menanggalkan manusia lama kita. Mari melayani dengan sepenuh hati. Mari melayani dalam kebenaran sesuai seturut kehendak Tuhan. Melayani dengan tanpa pamrih. Melayani tanpa mengedapankan sifat egois kita. Melayani tanpa cemburu dalam pembagian tugas pelayanan. Mari wujudkan pelayanan kita seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Itulah wujud pelayanan dalam kebenaran.


TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Tujuan:
Mengenali perbedaan antara perilaku yang baik dan tidak baik.

Alat Peraga

  • Gambar 1(Anak tidak mau berbagi makanan)
  • Gambar 2 (Anak mau berbagi makanan)
  • Gambar 3 (Anak tidak mau berbagi mainan)
  • Gambar 4 (Anak mau berbagi maianan)
  • Gambar 5 (Anak marah kepada orangtua)
  • Gambar 6 (Anak berdoa bersama orangtua)
  • Gambar 7 (Anak berkelahi dengan teman)
  • Gambar 8 (Anak memuji Tuhan bersama-sama)
  • Gambar 9 (Anak tidak sopan saat bertamu)
  • Gambar 10 (Anak duduk dengan baik saat bertamu)

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak…

Coba perhatikan gambar ini (pamong  menunjukkan gambar 1), apakah ini sikap yang benar ya? Coba perhatikan lagi gambar ini (menunjukkan gambar 3 dan seterusnya, utamakan gambar-gambar yang menunjukkan tindakan yang negatif untuk bagian awal ini). Apakah semua tindakan itu bisa dibenarkan? Apakah baik untuk dilakukan?

Inti Penyampaian
Tentu semua itu adalah tindakan yang jelek dan tidak boleh ditiru. Mengapa? Karena kita adalah anak-anak Tuhan Yesus yang sudah diselamatkan. Kita harus melakukan tindakan yang baik dalam kehidupan kita. Tuhan Yesus sudah mengasihi kita, maka kita juga harus mengasihi semua orang. Hari ini Rasul Paulus mengingatkan kita supaya kita menjadi anak-anak Tuhan Yesus yang sungguh-sungguh. Anak-anak Tuhan Yesus adalah mereka yang mau melakukan tindakan-tindakan yang baik dalam kehidupannya dan meninggalkan tindakan-tindakan yang tidak baik (pamong bisa kembali menunjukkan gambar-gambar dengan tindakan negatif seperti di awal).

Penerapan
Hari ini kita diajak untuk melakukan tindakan-tindakan yang baik. Kira-kira apa saja ya contoh tindakan baik itu? Perhatikan gambar ini (pamong menunjukkan gambar 2 dan gambar lainnya yang menunjukkan tindakan yang positif. Pamong bisa mengajak anak untuk berdiskusi kecil tentang gambar-gambar yang ada). Semua ini adalah sebagian contoh dari tiindakan baik yang harus kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, baik kepada teman atau kepada orangtua kita (pamong bisa menambahkan tindakan-tindakan baik lainnya di luar gambar yang ada).

Aktivitas
Ajak anak untuk melakukan aktivitas “Good or Bad” (lihat Aktivitas Balita 28062025). Ada dua cara melakukan aktivitas ini:

Gambar aktivitas 1 hanya dicetak atau print 1 lembar dengan ukuran besar, kemudian bagian gambar aktivitas 2 (jempol) diprint sejumlah 5 jempol kuning + 5 jempol merah x jumlah anak.

Gambar aktivitas dicetak atau print dengan ukuran standard sejumlah anak dengan gambar aktivitas 2 (jempol) diprint sejumlah 5 jempol kuning + 5 jempol merah x jumlah anak. Artinya masing-masing anak mengerjakan dan bisa dibawa pulang.


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Tujuan:
Anak-anak membedakan antara perilaku yang disukai Tuhan dan yang tidak.

Alat Peraga

  • Kertas
  • Alat tulis
  • Sedotan digunting kecil
  • Manila besar/papan/kertas karton bekas sebagai media tempel untuk aktivitas di akhir renungan.
  • Double tape atau lem

Dalam persiapannya pamong menyiapkan lotre untuk anak-anak. Lotre ini berisi berbagai tindakan yang sering dilakukan oleh anak-anak. Pertama-tama tuliskan berbagai tindakan yang sering dilakukan baik tindakan positif maupun negatif. Tuliskan pada selembar kertas kecil ukuran 10 cm x 3 cm. Adapun alternatif tindakan-tindakan yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  • Memukul teman
  • Membantu ibu menyapu lantai rumah
  • Berbagi kue atau makanan
  • Main bersama dengan teman
  • Tidak mau berbagi mainan
  • Berkata kasar kepada guru
  • Marah-marah ke orangtua
  • Mengganggu teman yang sedang belajar
  • Tidak mau meminjamkan mainan
  • Tidak mau membantu orangtua

Catatan: pamong bisa menambahkan tindakan-tindakan yang lain sesuai dengan konteks jemaat masing-masing. Usahakan tindakan itu berdasarkan pengamatan pamong terhadap aktivitas anak jenjang pratama dalam kehidupan sehari-hari. Pamong juga perlu memperhatikan jumlah anak, supaya jumlah lotre bisa disesuaikan sehingga semua anak bisa terlibat.

Setelah itu gulung kertas yang sudah ditulis dan masukkan ke dalam sedotan yang sudah dipotong-potong sehingga bentuknya menyerupai lotre arisan. Siapkan wadah khusus untuk meletakkan gulungan yang sudah jadi dan siap dibawa dalam pertemuan ibadah anak jenjang pratama.

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak..

Hari ini saya bawa sesuatu untuk kita semua. Wahh.. kira-kira apa ya? (pamong mulai mengeluarkan wadah yang berisi lotre tindakan) Ini dia.. ini bukan untuk arisan ya.. tapi kita akan melakukan sesuatu dengan lotre ini. Masing-masing silahkan mengambil 1. Mohon tidak dibuka dulu ya. Nanti kita akan membukanya secara bergantian (untuk metode membuka lotre, pamong bisa menggunakan berbagai cara; dengan gerak dan lagu dengan benda yang diputar nanti ketika lagu berhenti dan benda berhenti di siapa, dialah yang harus membuka lotre nya. Atau dengan cara lainnya sesuai dengan kreativitas pamong. Selanjutnya bukalah lotre secara bergantian, ajaklah anak berdiskusi apakah tindakan yang tertulis di kertas itu termasuk tindakan yang baik,“good” atau tindakan yang tidak baik “bad”. Setelah membuka lotre, mintalah anak-anak untuk tetap menyimpan kertasnya dan akan dipakai saat aktivitas di akhir renungan).

Inti Penyampaian
Hari ini kita sudah mengamati banyak tindakan yang seringkali kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Ternyata ada banyak hal yang kita lakukan, baik tindakan baik ataupun tindakan yang tidak baik. Sebagai anak-anak Tuhan Yesus, kita diajak untuk terus berusaha melakukan tindakan yang baik dan meninggalkan tindakan yang tidak baik. Sebagaimana yang Rasul Paulus sampaikan melalui suratnya kepada jemaat di Roma. Rasul Paulus menegaskan bahwa setiap orang percaya harus meninggalkan dosa dan hidup dalam kebenaran. Cara terbaik hidup dalam kebenaran adalah dengan melakukan tindakan-tindakan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Penerapan
Anak-anak, marilah kita wujudkan kehidupan kita yang berkenan bagi Tuhan, yakni hidup dalam kebenaran. Marilah kita melakukan tindakan-tindakan yang baik dan meinggalkan segala tindakan-tindakan yang tidak baik dalam kehidupan kita sehari-hari. Semua itu kita lakukan sebagai tanda bahwa kita adalah anak-anak Tuhan Yesus yang sudah diselamatkan. Anak-anak Tuhan Yesus harus selalu melakukan tindakan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Aktivitas
“Mengelompokkan Tindakan: Good or Bad”

Buatkan garis tengah pada kertas manila atau papan atau kertas karton. Kemudian buatlah tulisan di bagian atas sisi kiri dengan tulisan “GOOD” dan sisi kanan dengan tulisan “BAD”.
Selanjutnya bagikan double tape atau lem atau perekat lainnya kepada anak-anak.
Mintalah anak-anak menempelkan hasil lotre mereka pada media tempel sesuai dengan jenis tindakannya, apakah “GOOD” atau “BAD”.
Jika semua sudah menempelkan kertasnya, ajaklah anak-anak untuk mengucapkan komitmen bersama sebagai berikut:

“Saya….. (sebutkan nama masing-masing) adalah anak Tuhan Yesus Kristus. Sebagai anak Tuhan Yesus saya berjanji;
Terus berusaha melakukan tindakan-tindakan yang baik
Terus berusaha meninggalkan tindakan-tindakan yang tidak baik
Kiranya Tuhan Yesus menolong saya. Kini sampai selama-lamanya. Amin”


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Tujuan:
Menganalisa dalam kehidupan sehari-hari, godaan-godaan yang sering dihadapi.

Alat Peraga:

  • Kertas (bebas/apa saja)
  • Alat tulis
  • Sedotan digunting kecil
  • Kertas HVS/lainnya untuk melakukan aktivitas per kelompok diakhir renungan.

Dalam persiapannya pamong membuat lotre. Hampir sama dengan jenjang pratama, hanya saja isi lotre di jenjang madya dibuat berbeda. Pertama-tama pamong menuliskan kata: Tindakan Baik, Tindakan Tidak Baik serta ada sebagian yang dibiarkan kosong. Kemudian gulung kertas dan masukkan ke dalam sedotan. Buatlah lotre sejumlah anak yang dilayani (jika jumlah anak terlalu banyak, maka lotre bisa dibuat sedikit saja, hanya perwakilan anak yang akan mendapatkan lotre). Selenjutnya masukkan lotre yang sudah siap ke dalam sebuah wadah dan jangan lupa dibawa waktu akan melayani di minggu.

Pendahuluan
Selamat pagi anak-anak..

Hari ini saya mau membagikan sesuatu kepada kalian semua (jika jumlah anak maka bisa perwakilan saja. Teknis pembagian sesuai dengan kreativitas masing-masing pamong). Kira-kira apa ya? (pamong  membagikan lotre yang sudah disiapkan kepada seluruh anak atau hanya perwakilan saja. Setelah itu, mintalah anak untuk membuka bagian mereka masing-masing. Kemudian mintalah anak untuk menyebutkan contoh dari Tindakan Baik atau Tindakan tidak baik  sesuai yang mereka dapatkan. Sedangkan mereka yang mendapatkan kertas kosong bertugas untuk membantu temannya) Coba sekarang sebutkan masing-masing contoh sesuai dengan tulisan di kertasmu! Jika kamu mendapatkan kertas kosong maka kamu wajib membantu temanmu. Kamu bebas memilih siapa temanmu yang ingin kamu bantu!

Inti Penyampaian
Hari ini kita sudah mengamati banyak tindakan yang seringkali kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Ternyata ada banyak hal yang kita lakukan, baik tindakan baik ataupun tindakan yang tidak baik. Sebagai anak-anak Tuhan Yesus, kita diajak untuk terus berusaha melakukan tindakan yang baik dan meninggalkan tindakan yang tidak baik. Sebagaimana yang Rasul Paulus sampaikan melalui suratnya kepada jemaat di Roma. Rasul Paulus menegaskan bahwa setiap orang percaya harus meninggalkan dosa dan hidup dalam kebenaran. Cara terbaik hidup dalam kebenaran adalah dengan melakukan tindakan-tindakan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Penerapan
Anak-anak, marilah kita wujudkan kehidupan kita yang berkenan bagi Tuhan, yakni hidup dalam kebenaran. Marilah kita melakukan tindakan-tindakan yang baik dan meinggalkan segala tindakan-tindakan yang tidak baik dalam kehidupan kita sehari-hari. Semua itu kita lakukan sebagai tanda bahwa kita adalah anak-anak Tuhan Yesus yang sudah diselamatkan. Anak-anak Tuhan Yesus harus selalu melakukan tindakan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Aktivitas
“Mind Mapping: Analisa Godaan melakukan Tindakan BAIK”

Mintalah anak-anak untuk membentuk kelompok (jumlah anak dalam kelompok dan jumlah kelompok menyesuaikan jumlah anak di jemaat masing-masing. Idealnya 1 kelompok terdiri dari 4-5 anak)

Ajaklah anak-anak untuk membuat mind mapping yang berisi tentang analisa godaan melakukan tindakan BAIK. (Lihat contoh mind mapping dalam aktivitas madya 28062025).

Mintalah anak mendaftakan tindakan-tindakan yang baik yang seharusnya mereka lakukan dalam kehidupan sehari-hari sebagai anak-anak Tuhan Yesus (pamong bisa menentukan ruang lingkupnya, seperti: di rumah, di sekolah, di gereja dan di lingkungan bermain sehari-hari)

Ajaklah anak untuk menganalisa tentang apa saja godaan-godaan saat akan melakukan tindakan baik itu, sehingga seringkali anak-anak gagal melakukannya?

Ajaklah anak-anak untuk menemukan berbagai kemungkinan yang bisa dilakukan untuk melawan atau mengatasi godaan-godaan yang ada.


BASA JAWA

TUNTUNAN IBADAH ANAK BALITA

Pendahuluan
Sugeng enjing bocah-bocah…

Coba gathekna gambar iki, apa iki sikap sing bener yo? Coba delengen gambar iki! Apa kabeh iki tumindak sing bisa dibenerke? Benera apa ora yo yen kok lakoni?

Inti Penyampaian
Kabeh iki tamtu tumindak sing ala/ora apik uga ora oleh ditiru. Kenapa? Amarga kita iki putra-putrane Gusti Yesus kang wus diselametake. Kita kudu nindakake tumindak sing apik ing gesang kita. Gusti Yesus sampun nresnani kita kabeh, mulane kita uga kudu nresnani kabeh uwong. Dina iki Rasul Paulus wus ngelingake marang kita, supaya kitab isa dadi putra-putrane Gusti Yesus sing temen. Putra-putrane Gusti Yesus ya kui sapa wae kang nindakake kabeh tumindak sing apik ing gesange lan nilar sakkabehe tumindak sing ala, sing ora apik.

Penerapan
Dina iki, kita diajak nindakake tumindak sing apik. Kira-kira apa wae ya tuladhane tumindak sing apik kui? Delengen gambar iki. Kabeh iki sawijining tuladha tumindak sing apik sing kudu kok lakoni ana ing gesangmu sabendina, ya anggenmu kekancan uga anggenmu ngajeni wong tuwo.


TUNTUNAN IBADAH ANAK PRATAMA

Pendahuluan
Sugeng enjing bocah-bocah..

Dina iki aku nggawa sesuatu kangge kita kabeh. Waaahh.. Apa ya kira-kira? Nah iki. Iki dudu kanggo arisan lho yo.. tapi kita bakal nindakake sesuatu nganggo lotre iki. Kabeh kudu njupuk lotre iki siji-siji, tapi aja kok buka dishik ya! Mangke kita buka gilir gumanti.

Inti Penyampaian
Dina iki wis akeh bangat tumindak sing wis kita gathekke, yaiku tumindak sing kita lakoni saben dina. Nyatane akeh banget tumindak sing kita lakoni, ya sing apik uga sing ala/ora apik. Minangka putra-putrane Gusti Yesus, kita diajak nindakake tumindak sing apik secara terus-menerus lan ninggalake tumindak sing ala/sing ora apik. Kaya dene sing wus di ngandikaake dening Rasul Paulus lumantar layang e marang pasamuwan ing Roma. Rasul Paulus ngandika bilih saben wong kang wus pitados kui kudu nilarake dosa lan gesang kanthi bener. Salah sijine yaiku kanthi nindakake tumindak sing apik ing gesang kita saben dina.

Penerapan
Bocah-bocah, ayo padha mujudake gesang kang manut karsane Gusti, yaiku gesang kang bener. Ayo kita padha nindakake tumindak sing apik lan uga ninggalake tumindak sing ala ing gesang kita saben dina. Kabeh iku kita tindakake minangka tanda bilih kita iki putra-putrane Gusti Yesus kang wus diselametake. Putra-putrane Gusti Yesus yaiku sapa wae kan tansah nindakake tumindak sing apik ing gesange saben dina.


TUNTUNAN IBADAH ANAK MADYA

Pendahuluan
Sugeng enjing bocah-bocah…

Dina iki aku arep andum sesuatu kangge kowe kabeh. Apa ya kira-kira? Saiki coba sebutkan apa wae tuladhane saka tulisan sing ana ing kertasmu! Menawa kowe oleh kertas kosong, tandane kowe kudu ngrewangi kancamu. Kowe bebas milih sapa bae sing arep kok rewangi!

Inti Penyampaian
Dina iki wis akeh bangat tumindak sing wis kita gathekke, yaiku tumindak sing kita lakoni saben dina. Nyatane akeh banget tumindak sing kita lakoni, ya sing apik uga sing ala/ora apik. Minangka putra-putrane Gusti Yesus, kita diajak nindakake tumindak sing apik secara terus-menerus lan ninggalake tumindak sing ala/sing ora apik. Kaya dene sing wus di ngandikaake dening Rasul Paulus lumantar layang e marang pasamuwan ing Roma. Rasul Paulus ngandika bilih saben wong kang wus pitados kui kudu nilarake dosa lan gesang kanthi bener. Salah sijine yaiku kanthi nindakake tumindak sing apik ing gesang kita saben dina.

Penerapan
Bocah-bocah, ayo padha mujudake gesang kang manut karsane Gusti, yaiku gesang kang bener. Ayo kita padha nindakake tumindak sing apik lan uga ninggalake tumindak sing ala ing gesang kita saben dina. Kabeh iku kita tindakake minangka tanda bilih kita iki putra-putrane Gusti Yesus kang wus diselametake. Putra-putrane Gusti Yesus yaiku sapa wae kan tansah nindakake tumindak sing apik ing gesange saben dina.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak