Mendendam No! Mengampuni Yes! Pancaran Air Hidup Junior 27 Mei 2026

27 May 2026

Bacaan: Kejadian 45:14-15
Nats: “Yusuf mencium semua saudaranya itu dengan mesra dan ia menangis sambil memeluk mereka” (Kejadian 45:15a)

Ketika Yusuf berjumpa dengan saudara-saudaranya di Mesir, para saudaranya tidak mengenali Yusuf. Setelah Yusuf memerintahkan para pelayannya untuk meninggalkan tempat itu, Yusuf pun membuka jati dirinya dan mengemukakan bahwa dirinya adalah sosok yang pernah mereka buang ke sumur. Saudara-saudara Yusuf kaget dan takut. Mereka mengira bahwa Yusuf akan membalas dendam atas perbuatan buruk yang mereka lakukan di masa lalu. Namun Yusuf meyakinkan saudara-saudaranya bahwa ia mengampuni, bermaksud baik dan tidak berniat membalas dendam.

Yusuf menunjukkan kasihnya kepada saudara-saudaranya tersebut tidak hanya dengan kata-kata, tetapi juga dengan tindakan. Mudah saja bagi Yusuf sebagai seorang penguasa di Mesir untuk memberikan fasilitas dan kemudahan bagi keluarganya untuk tinggal di Mesir. Tetapi tentu tidak mudah untuk memeluk dan mencium orang-orang yang pernah menyakitinya. Tindakan Yusuf ini membuktikan bahwa ia sungguh-sungguh tulus mengampuni saudara-saudaranya dan menerima mereka kembali sebagai bagian dari dirinya, sehingga ia bersedia peduli dan memikirkan kebutuhan mereka.

Apa yang akan kita lakukan jika disakiti orang lain, apalagi dengan sengaja? Ya, hampir dapat dipastikan kita akan merasa sakit hati dan bila ada kesempatan, kita ingin membalas dendam. Namun mari belajar dari Yusuf yang menolak balas dendam dan memilih mengampuni kesalahan saudara-saudaranya.

 Hafalkanlah ayat hafalan dari Injil Matius 6:14
“Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.”

 Doaku: Tuhan yang baik, tolonglah agar anak-anak Tuhan dimampukan untuk tidak mendendam dan tulus mengampuni. Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak