Bacaan: Kejadian 35: 27-29
Nats: Lalu Ishak mengembuskan napas terakhir, ia meninggal dan dikumpulkan kepada kaum leluhurnya, tua dan suntuk umurnya. Esau dan Yakub, anak-anaknya, menguburkan dia. (Kejadian 35: 29)
Yakub akhirnya kembali ke rumah ayahnya, Ishak. Ishak sudah sangat tua. Tidak lama kemudian, Ishak meninggal dunia. Ishak adalah seorang ayah yang percaya kepada Tuhan. Ia mengajarkan tentang Tuhan yang setia kepada anak-anaknya. Meskipun Yakub dan Esau pernah bertengkar, iman kepada Tuhan tetap diteruskan dari ayah kepada anak. Yakub, yang dulu hanya seorang anak, sekarang menjadi pewaris iman dan janji Tuhan.
Teman-teman, iman kepada Tuhan tidak berhenti hanya pada orang tua kita. Tuhan ingin iman itu diteruskan kepada anak-anak-Nya. Pada saat kita berdoa, membaca Alkitab, taat kepada orang tua dan percaya kepada Tuhan, kita sedang belajar menjadi pewaris iman. Sama seperti Yakub menerima iman dari ayahnya, kita juga bisa meneruskan iman itu suatu hari nanti kepada orang lain. Orang tua mewariskan iman kepada anak, dan anak menjaga api iman itu tetap menyala untuk diteruskan lagi.
Buatlah gambar pohon seperti di samping ini. Di bagian atas tulis “TUHAN YESUS” di bagian batang tulis nama ayah dan ibu. Dan di bagian daun dan buah tulis namamu dan saudara.
Klik pada gambar untuk memperbesar
Doaku: Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau memberikan orang tua yang mengajarku tentang Engkau. Tolong aku supaya mau percaya kepada-Mu, taat, dan menjaga iman ini sampai besar nanti, Amin.