Berubah Menjadi Lebih Baik Tuntunan Ibadah Remaja 28 September 2025

15 September 2025

Tahun Gerejawi: Bulan Kitab Suci
Tema: Firman Tuhan sebagai jalan kehidupan
Judul: Berubah Menjadi Lebih Baik

Bacaan: 1 Timotius 6:11-21
Ayat Hafalan: “supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu, dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya” (Efesus 4 : 23-24)

Lagu Tema: Kidung Siwi No. 42 “Hidup Yang Baru”

Tujuan:

  1. Remaja dapat memahami bahwa hidup yang benar berarti meninggalkan dosa dan berjuanguntuk kebenaran, iman, dan kasih.
  2. Remaja dapat mempraktikkan hidup sesuai Firman Tuhan dengan menjauhi pergaulan buruk, berkata jujur, dan berbuat baik kepada sesama.
  3. Remaja dapat menganalisis bagaimana pengaruh lingkungan, media sosial, dan teman sebaya terhadap keputusan mereka dalam hidup sesuai Firman Tuhan.

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Surat 1 Timotius adalah surat yang ditulis oleh Rasul Paulus kepada anak rohaninya yaitu Timotius. Saat itu, Timotius diberikan tugas oleh Rasul Paulus untuk memimpin dan melayani Jemaat di Efesus. Maka, surat ini adalah surat yang berikan nasehat, pelajaran-pelajaran dan penggembalaan Rasul Paulus untuk mendewasakan dan menumbuhkan iman Jemaat di Efesus. Jemaat di Efesus pada saat itu mengalami banyak tantangan dengan adanya ajaran-ajaran sesat dan guru-guru palsu. Kondisi yang demikian, menjadi tantangan bagi Timotius dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Dalam suratnya, Rasul Paulus benar-benar menekankan tentang kehati-hatian terhadap ajaran-ajaran sesat. Untuk itu, mereka (Timotius dan Jemaat di Efesus) diingatkan untuk memelihara keadilan, ibadah, kesetiaan, kesabaran dan kelembutan serta bertanding dalam pertandingan iman yang benar. Nasehat tersebut bertujuan agar  Timotius tetap setia dalam menjalankan tugas yang sudah dipercayakan kepadanya. Dengan menjaga kesetiaan kepada ajaran yang benar, kesucian hidup dan kehendak Allah, maka setiap orang akan menjadi kaya di dalam kasih karunia Allah.

Pendahuluan

  1. Ajak Remaja membuka Alkitab dari 1 Timotius 6:11-21 dan mintalah mereka untuk membaca secara bergantian.
  2. Ajukan pertanyaan kepada remaja untuk “menyebutkan 1 kebiasaan buruk yang pernah dilakukan” ( setiap remaja yang hadir menyebutkan 1 kebiasaan buruknya)

Cerita (Bahasa Indonesia)
Teman-teman yang terkasih, seringkali kita tidak sadar bahwa dalam hidup kita ada kebiasaan-kebiasaan buruk yang kita lakukan (seperti: membuang sampah sembarangan, suka membicarakan kejelekan orang lain, berbicara kotor, kecanduan game, suka marah, dll.). Tanpa sadar kita sudah lama menghidupi kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut sehingga tertanam dalam kepribadian kita.  Akibatnya kita sulit untuk berubah, sebab kita merasa tidak ada yang salah, atau kita sudah tahu salah tapi kita tetap melakukannya.

Bacaan kita saat ini menceritakan kisah Rasul Paulus yang menasehati Timotius untuk hidup dalam kebenaran. Seperti apakah hidup yang benar itu? Dalam ayat 11 disebutkan bahwa hidup yang benar adalah dengan mengejar keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran, dan kelemah-lembutan. Jangan meniru pengajar-pengajar palsu yang mengejar uang dan popularitas yang fana. Kemudian,Timotius dimotivasi untuk bertahan dalam iman di dalam Kristus. Paulus juga mengingatkan agar Timotius menjalani hidupnya dengan serius di dalam Tuhan.

Teman-teman yang terkasih, hidup kita sebagai orang percaya yang telah diselamatkan oleh Kristus adalah hidup yang berharga dan istimewa. Hal itu dikarenakan Allah yang telah menyelamatkan kita. Oleh karena itu, marilah kita hidup di jalan yang benar sebagaimana pesang firman Tuhan hari ini. Mari bersama kita membangun komitmen kita untuk dapat merubah kebiasaan-kebiasan buruk yang saat ini kita lakukan menjadi kebiasaan-kebiasaan yang baik. Mari kita mengingat bahwa Tuhan Yesus sangat baik dan mengasihi kita, Tuhan Yesus ingin kita hidup didalam Dia, meninggalkan cara hidup kita yang lama, dengan meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk yang kita miliki. Mari bersama kita membangun kebiasaan-kebiasaan yang baik dan benar yang dapat menjadi berkat didalam kehidupan yang kita jalani, Tuhan Yesus memberkati Amin.

Aktivitas
Membuat kalimat komitmen bahwa sebagai Remaja Kristen akan hidup kudus sesuai dengan firman Tuhan!

Cerita (Bahasa Jawa)
Kanca-kanca kang tinresnan, ing satengah urip iku mesti ana pakulinan-pakulinan ala kang diduweni (kaya dene: buwang sampah sembarangan, seneng nggosip, misuhan, kecanduan game, muring-muring, lsp.). Ora sadar, pakulinan-pakulinan ala iku nancep ing kepribadiane awake dewe. Akhire, awake dewe angel yen arep ngubah, amarga awake dewe rumangsa ora salah, utawa awake dewe jane ngerti yen salah nanging isih dilakoni.

Bacaan ing dino iki nyritake kisahipun Rasul Paulus kang paring pitutur marang Timotius supaya urip ing kabecikan. Kayak kepriya urip kang becik iku? Ing ayat 11 disebitna yen urip kang becik iku kaya dene urip kang nguber kaadilan, ibadah, kasetyan, katresnan, kasabaran, lan lemah lembut. Ojo madani guru-guru palsu sing nguber duit lan popularitas wae. Terus, Timotius dimotivasi supaya kuat ing iman marang Sang Kristus. Paulus uga paring pangeling supaya Timotius urip kanthi tumemen ing Sang Kristus.

Kanca-kanca kang tinresnan, urip dadi wong kang pracaya merga ditebus dening Sang Kristus iku urip kang aji lan istimewa. Iku merga Gusti Allah kang wus nebus awake dewe. Awit saka iku, ayo podo urip becik kaya dene pesan firman Tuhan dina ini. Ayo bareng-bareng mbangun komitmen kanggo urip kanthi pakulinan-pakulinan kang becik. Ayo padha ileng yen Gusti Yesus banget anggene nresnani awake dewe. Gusti Yesus ngersaaken awake dewe urip ing Panjenenge, ninggalke cara urip sing biyen, sarana ninggalke pakulinan-pakulinan ala. Ayo padha mbangun pakulinan-pakulinan kang becik lan bener kang bisa dadi berkah ing urip kang awake dewe jalani. Gusti Yesus mberkahi. Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak