Bacaa: Lukas 15 : 1 – 10 | Pujian: KJ. 40
Nats: “Bersukacitalah bersama-sama aku, sebab aku telah menenukan dombaku yang hilang itu.” (Ayat 6b)
Amazing grace, how sweet the sound
That saved a wretch like me
I once was lost, but now I’m found
Was blind, but now I see
Penggalan lirik lagu “Amazing Grace” tersebut ditulis pada tahun 1772 oleh pendeta Anglikan Inggris bernama John Newton. Lagu tersebut mengajak kita untuk menghayati bagaimana “perasaan ditemukan” adalah sebuah berkat yang luar biasa kita rasakan. Sama seperti halnya kita memiliki barang yang sangat berharga, walaupun barang tersebut sudah tidak bisa digunakan kembali tetapi kita tetap menyimpannya, dan kalau barang tersebut hilang maka kita akan berusaha mencarinya sampai dapat. Mengapa? Karena barang itu memiliki nilai yang “berharga” bagi kita.
Bacaan kita berkisah tentang perumpamaan domba yang hilang. Melalui perumpamaan tersebut Yesus menegaskan bagi-Nya, lebih berharga seekor domba yang hilang ditemukan kembali daripada sembilan puluh sembilan domba yang merasa benar dan tidak perlu bertobat (Ay. 7). Sekalipun Yesus harus berkorban dan berjuang demi menemukan domba yang hilang tersebut, Ia akan melakukannya (Ay. 6). Artinya Dia adalah Allah yang sangat mengasihi kita, sekalipun kita ini berdosa dan tidak layak tetapi karena begitu besar kasih-Nya pada kita, maka setiap kita berharga dimata-Nya.
Dalam bulan Kitab Suci ini, kita diajak untuk kembali melihat kehidupan kita. Selama kita hidup pastinya kita pernah melakukan kesalahan, memilih jalan yang salah, ngeyel dengan kehendak kita sendiri, dan memperjuangkan apa yang benar menurut diri kita, bahkan mungkin sampai menyakiti hati sesama kita. Setiap kita adalah manusia berdosa yang pernah tersesat arah hidupnya. Seburuk apapun kita, sekelam apapun masa lalu, latar belakang hidup kita, Yesus adalah Tuhan yang akan merangkul setiap kita yang datang bertobat kepada-Nya. Setiap kita yang merasa tidak layak dihadapan-Nya, berdosa, bersalah, maka jangan kabur dari hadirat-Nya. Mari kita pulang, kita bertobat, sebab Dia adalah Tuhan yang menemukan kita, sebab Dia adalah Tuhan yang memandang berharga setiap ciptaan-Nya tanpa ada pengecualian sedikitpun. Amin. [MEA].
“Berkat luar biasa bagi setiap kita yang ditemukan Tuhan dan menemukan jalan pulang.”