Tidak Membedakan Orang Berdasarkan Warna Kulit Pancaran Air Hidup Junior 12 Maret 2025

12 March 2025

Bacaan: Yakobus 2:1-13
Nats: “Tetapi, jikalau kamu memandang muka, kamu berbuat dosa, dan oleh hukum itu menjadi nyata, bahwa kamu melakukan pelanggaran” (Yakobus 2:9)

Waktu itu ada yang memperlakukan sesamanya berdasarkan latar belakang sosial atau ekonominya. Jika berpakaian bagus dan mengenakan perhiasan, orang ini akan diperlakukan sangat baik dan kepadanya diberi tempat duduk spesial. Sedangkan untuk orang yang berpakaian buruk karena dia miskin, orang ini diperlakukan dengan kasar dan tidak diberi tempat duduk yang baik. Itulah sebabnya Rasul Yakobus memberi nasehat kepada jemaat mula-mula sebab mereka membeda-bedakan orang (memandang muka).

Dalam pertemananmu di sekolah atau di gereja, apakah ada yang memperlakukan sesamanya berdasarkan keadaan atau latar belakang orang tersebut? Setiap kita harus mengasihi dan menghormati teman tanpa memandang keadaan atau latar belakangnya. Sebab, bukankah Tuhan juga mengasihi semua orang tanpa membeda-bedakan? Anak yang berkulit putih atau gelap, mereka dikasihi Tuhan. Anak yang berasal dari suku Jawa atau bukan suku Jawa, mereka juga dikasihi Tuhan. Anak yang berasal dari keluarga kaya atau tidak kaya, mereka juga dikasihi Tuhan. Jadi, mengapa kita membuat pembedaan antara teman yang satu dengan teman yang lainnya? Mari mengasihi semua teman, jangan membeda-bedakan!

Doaku: “Berikanlah aku kemampuan untuk mengasihi semua teman, seperti Engkau mengasihiku, Tuhan. Amin.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak