Bacaan: Ulangan 6 : 1 – 9, 20 – 25 | Pujian: KJ. 67 : 1, 2
Nats: “TUHAN Allah kita memerintahkan kepada kita untuk melakukan segala ketetapan itu dan untuk takut akan TUHAN, Allah kita, supaya senantiasa baik keadaan kita dan supaya Ia membiarkan kita hidup, seperti sekarang ini.” (Ayat 24)
Arti kata kreatif dalam KBBI adalah memiliki daya cipta. Sedangkan kata dinamis memiliki arti penuh semangat dan tenaga sehingga cepat bergerak dan mudah menyesuaikan diri dengan keadaan. Jika kedua kata ini dilekatkan pada pemuda GKJW, maka pemuda GKJW adalah sosok pemuda yang memiliki daya cipta, penuh semangat, memiliki tenaga yang kuat, cepat bergerak, dan mudah menyesuaikan diri dengan keadaan di sekitarnya. Hal inilah yang juga menjadi harapan GKJW terhadap para generasi mudanya. Pemuda yang terus berkarya dan berkreasi melayani Tuhan. Pemuda yang selalu semangat, pantang menyerah, dan berani dalam menghadapi tantangan.
Bagian firman Tuhan pada perikop kita saat ini berisikan ketetapan dan perintah Tuhan Allah yang disampaikan Musa kepada bangsa Israel. Tuhan Allah menghendaki agar bangsa Israel yang masuk dan menduduki tanah Kanaan, hidup taat dan melakukan perintah Tuhan. Tuhan memerintahkan mereka untuk mengajarkan segala ketetapan dan perintah-Nya kepada anak cucu mereka secara berulang-ulang, baik di dalam rumah ataupun di luar rumah. Ketetapan dan perintah Tuhan ini harus diikatkan sebagai tanda di tangan dan dahi. Artinya dalam setiap laku hidup bangsa Israel, mereka harus mengingat dan melakukan ketetapan dan perintah Tuhan Allah ini. Kesemuanya itu dilandasi rasa takut akan Tuhan. Dan dengan cara demikian Tuhan Allah akan memelihara dan melimpahkan berkat-Nya kepada mereka.
Pekan Pemuda saat ini, memberikan kesempatan bagi pemuda GKJW untuk berkarya dan melayani Tuhan di GKJW. Ketaatan kepada ketetapan dan perintah Tuhan Allah haruslah menjadi landasan bagi pemuda untuk berkarya dan melayani Tuhan. Dengan segala potensi dan kreatifitas yang dimiliki, pemuda bersama dengan warga anak hingga adi yuswo bersama-sama terlibat aktif melayani Tuhan, karena itu pemuda GKJW haruslah kreatif dan dinamis. Pemuda haruslah selalu semangat dalam mewartakan karya kasih Allah kepada dunia, sehingga dapat menjadi pemuda yang tangguh dalam menghadapi kesulitan dan pergumulan hidup. Menjadi pemuda yang setia kepada Tuhan dan bertanggung jawab dalam tugas pelayanan yang dipercayakan. Pemuda GKJW “Melu Tandang Gawe”. Amin. [AR].
“Pemuda dengan potensi dan talentanya, siap melayani dan berkarya bagi kemuliaan Tuhan.”