Bacaan: Ayub 42: 1-6
Nats: “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.” (Ayub 42:2)
Teman-teman, apakah pernah merasa diri sendiri tidak pintar? Sebenarnya, tidak ada anak yang tidak pintar. Semua anak itu cerdas, namun kecerdasan tiap anak memang berbeda-beda. Anak yang pintar matematika, berarti memiliki kecerdasan angka. Tp tidak berarti yang tidak pintar matematika itu tidak cerdas loh. Karena anak yang pandai melukis berarti cerdas gambar-warna. Anak yang berbakat di bidang olah raga adalah anak cerdas gerak, bahkan
kemampuan seorang anak bergaul juga menunjukkan kecerdasan sosial. Jadi pada dasarnya, kalian semua anak cerdas!
Kecerdasan Majemuk ini juga membuktikan bahwa Tuhan yang menciptakan kita adalah Tuhan yang penuh hikmat dan kasih. Seperti yang disampaikan Ayub di akhir kisahnya, bahwa Tuhan memang sanggup melakukan segala sesuatu dan tidak ada rencana-Nya yang gagal. Demikian pula saat Tuhan membentuk kita dengan kecerdasan yang beragam, itu berarti ada rencana Tuhan yang perlu kita genapi dengan kecerdasan yang sudah dikaruniakan itu. Jadi, yuk asah kecerdasan kita masing-masing secara maksimal, agar nama Tuhan saja yang dimuliakan.
Cermati keterangan mengenai Kecerdasan Majemuk ini, diskusikan dengan orang tuamu, kecerdasan apa yang menonjol dalam dirimu.

sumber gambar: https://www.verywellmind.com/gardners-theory-of-multiple-intelligences-2795161
Doaku: “Terimakasih Tuhan karena Engkau menciptakanku istemewa beserta dengan kecerdasanku. Mampukan aku untuk menggunakan kecerdasan ini sebagai alat untuk memuliakan Nama-Mu. Amin.“