Tahun Gerejawi: Bulan Penciptaan
Tema: Udara
Judul: Angin Murka Allah
Bacaan Alkitab: Yeremia 23: 16-20
Ayat Hafalan: “TUHAN melakukan apa yang dikehendaki-Nya, di langit dan di bumi, di laut dan di segenap samudera raya; Ia menaikkan kabut dari ujung bumi, Ia membuat kilat mengikuti hujan, Ia mengeluarkan angin dari dalam perbendaharaan-Nya.” (Mazmur 135: 6-7)
Lagu Tema: KJ 30a “Angin Ribut Menyerang”
Tujuan:
- Remaja dapat menjelaskan bahwa Tuhan dapat memakai angin untuk menunjukkan kemarahan-Nya.
- Remaja dapat menyadari bahwa angin berada dalam kuasa Tuhan.
Penjelasan Teks (Hanya untuk Pamong)
Orang banyak di sini diperingatkan untuk tidak mempercayai nabi-nabi palsu ini. Sebab, meskipun nabi-nabi itu menyanjung mereka dengan harapan akan terbebas dari hukuman, penghakiman-penghakiman Allah pasti akan tertumpah atas mereka, kecuali mereka bertobat (ay. 16): “Perhatikanlah apa yang dikatakan Allah, dan janganlah dengarkan perkataan para nabi ini. Sebab kamu akan mendapati, pada akhirnya, bahwa firman Allah akan berdiri tegak, dan bukan perkataan mereka. Firman Allah akan membuatmu bersungguh-sungguh, tetapi mereka hanya memberi harapan yang sia-sia kepadamu, memberimu makan dengan harapan kosong, yang akan mengecewakan kamu pada akhirnya. Mereka berkata kepadamu, malapetaka tidak akan menimpa kamu. Tetapi dengarlah apa yang dikatakan Allah (ay. 19), lihatlah, angin badai TUHAN, yakni kehangatan murka, telah keluar menyambar. Mereka berkata kepadamu, semuanya akan tenang dan tenteram. Tetapi Allah berkata kepadamu, akan datang badai, angin badai TUHAN, angin yang dikirimkan-Nya, dan karena itu tidak akan ada yang sanggup bertahan di hadapannya. Angin badai itu ditimbulkan oleh murka ilahi. Angin badai itu telah keluar menyambar, angin yang dikeluarkan dari perbendaharaan pembalasan ilahi. Dan karena itu disebut angin puting beliung, angin yang akan mengempas dengan keras, disertai hujan air dan es, yang turun menimpa kepala orang-orang fasik, yang tidak dapat mereka hindari, tidak pula mereka dapat berlindung darinya.” Angin itu akan turun menimpa nabi-nabi fasik itu sendiri, yang sudah menipu orang, dan menimpa orang-orang fasik yang sudah membiarkan diri mereka ditipu. Angin yang menghanguskan akan menjadi isi piala mereka (Mzm. 11:6). Hukuman ini tidak dapat dibatalkan (ay. 20): Murka TUHAN tidak akan surut, sebab keputusan sudah dibuat. Allah tidak akan berubah pikiran, atau membiarkan murka-Nya berlalu, sampai Ia telah melaksanakan hukuman itu dan mewujudkan apa yang dirancang-Nya dalam hati-Nya. Angin badai Allah, sesudah turun dari langit, tidak kembali ke situ, tetapi melaksanakan apa yang Dia suruhkan kepadanya (Yes. 55:11). Hal ini tidak akan mau mereka mengerti saat ini. Tetapi pada hari-hari yang terakhir kamu akan benar-benar mengerti hal itu, akan memahaminya (demikian kata yang dipakai) atau mempertimbangkannya. Perhatikanlah, orang-orang yang tidak takut terhadap ancaman-ancaman akan merasakan pelaksanaan dari ancaman-ancaman itu, dan akan benar-benar mengerti buktinya yang tidak mau mereka akui sekarang. Ngeri benar, kalau jatuh ke dalam tangan Allah yang adil dan cemburu. Orang yang tidak mau mengerti selama masih ada waktu akan dibuat mengerti ketika sudah terlambat. Anak, ingatlah.
https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=YEREMIA+23%3A+16-20
Pendahuluan
- Minta remaja mencari dalam Alkitab tentang hal-hal yang berkaitan dengan angin beserta kisahnya!
- Tunjuk beberapa remaja untuk menceritakan kisah angin yang mereka pilih dalam Alkitab!
- Ajak remaja membaca Yeremia 23: 16-20!
Cerita
Remaja yang dikasihi Tuhan.
Firman Tuhan saat ini sebenarnya merupakan nasehat sekaligus peringatan bagi umat percaya untuk berhati-hati terhadap penyesatan yaitu nabi-nabi palsu dan fokus hanya pada Firman Allah. Nabi-nabi palsu itu menyesatkan dengan mereka hanya memberi harapan yang sia-sia kepadamu, memberimu makan dengan harapan kosong, yang akan mengecewakan kamu pada akhirnya.
Mereka berkata kepadamu, malapetaka tidak akan menimpa kamu. Tetapi dengarlah apa yang dikatakan Allah (ay. 19), lihatlah, angin badai TUHAN, yakni kehangatan murka, telah keluar menyambar.
Mereka berkata kepadamu, semuanya akan tenang dan tenteram. Tetapi Allah berkata kepadamu, akan datang badai, angin badai TUHAN, angin yang dikirimkan-Nya, dan karena itu tidak akan ada yang sanggup bertahan di hadapannya. Angin badai itu ditimbulkan oleh murka ilahi. Angin badai itu telah keluar menyambar, angin yang dikeluarkan dari perbendaharaan pembalasan ilahi. Dan karena itu disebut angin puting beliung, angin yang akan mengempas dengan keras, disertai hujan air dan es, yang turun menimpa kepala orang-orang fasik, yang tidak dapat mereka hindari, tidak pula mereka dapat berlindung darinya.” Angin itu akan turun menimpa nabi-nabi fasik itu sendiri, yang sudah menipu orang, dan menimpa orang-orang fasik yang sudah membiarkan diri mereka ditipu. Angin yang menghanguskan akan menjadi isi piala mereka (Mzm. 11:6).
Hukuman ini tidak dapat dibatalkan (ay. 20): Murka TUHAN tidak akan surut, sebab keputusan sudah dibuat. Allah tidak akan berubah pikiran, atau membiarkan murka-Nya berlalu, sampai Ia telah melaksanakan hukuman itu dan mewujudkan apa yang dirancang-Nya dalam hati-Nya. Angin badai Allah, sesudah turun dari langit, tidak kembali ke situ, tetapi melaksanakan apa yang Dia suruhkan kepadanya (Yes. 55:11).
Hal ini tidak akan mau mereka mengerti saat ini. Tetapi pada hari-hari yang terakhir kamu akan benar-benar mengerti hal itu, akan memahaminya (demikian kata yang dipakai) atau mempertimbangkannya. Perhatikanlah, orang-orang yang tidak takut terhadap ancaman-ancaman akan merasakan pelaksanaan dari ancaman-ancaman itu, dan akan benar-benar mengerti buktinya yang tidak mau mereka akui sekarang. Ngeri benar, kalau jatuh ke dalam tangan Allah yang adil dan cemburu. Orang yang tidak mau mengerti selama masih ada waktu akan dibuat mengerti ketika sudah terlambat.
Masing-masing tadi telah mencari cerita tentang angin dan bermacam-macam yang ditemukan. Sementara dari cerita Firman Tuhan saat ini, kita melihat bahwa Allah sungguh berkuasa atas apapun di bumi ini dan Ia memakai angin untuk menunjukkan kuasa serta kemarahan-Nya terhadap kefasikan. Dan nyatalah Allah kita memang luar biasa. Amin.
Aktivitas
- Ajak remaja membuat kincir angin dari kertas origami!
- Pamong menyiapkan kertas origami dan stik (bisa dari tusuk sate yang telah dipotong bagian runcingnya)
- Tutorial dapat dilihat di Youtube!
Catatan:
Setelah ibadah, semua remaja dan pamong membuka tabungan diakonia, menghitungnya dan menyerahkannya ke gereja.