Diambil dari Air Tuntunan Ibadah Remaja 22 Januari 2023

9 January 2023

Tahun Gerejawi: Bulan Penciptaan
Tema: Laut/Air
Judul: Diambil dari Air

Bacaan Alkitab: Keluaran 2: 1-10
Ayat Hafalan:… barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.” (Yohanes 4: 13-14).

Lagu Tema: Dia Seperti Air Yang Mengalir

Tujuan:

  • Remaja dapat menunjukkan peranan air menyelamatkan Musa dari pembunuhan bayi-bayi di Mesir.
  • Remaja dapat memberi contoh manfaat air sebagai sarana keselamatan bagi kehidupan.
  • Remaja dapat membiasakan diri menghemat air.

Penjelasan Teks (Hanya untuk Pamong)
Musa diselamatkan dari maut. Mari kita lihat tempat di mana laki-laki agung itu pernah berbaring ketika masih kecil. Ia diletakkan di dalam keranjang anyaman daun pandan di tepi sungai. Seandainya tetap berada di situ, ia pasti akan mati dalam waktu singkat karena kelaparan, kalau tidak dihanyutkan arus atau dilahap buaya. Andaikata dia jatuh ke tangan lain dan bukan ke tangan putri Firaun, orang tidak akan mau atau berani bertindak selain langsung melemparkannya ke dalam sungai. Namun, pemeliharaan Allah membawa orang yang tidak lebih rendah kedudukannya dari seorang putri Firaun sendiri. Ia dibawa tepat ke tempat di mana bayi malang itu terbaring, dan hatinya dibuat merasa iba untuk bertindak, yang hanya berani dilakukan olehnya ketika orang lain tidak ada yang berani. Belum pernah ada bayi malang yang menangis, dengan begitu gembira, pada saat tepat seperti bayi ini: anak itu menangis, sehingga jatuhlah belas kasihan sang putri, tentunya saat melihat betapa elok rupanya (ay. 5-6). Musa dicarikan seorang pengasuh yang baik, yang tidak kurang daripada ibunya sendiri (ay. 7-9). Musa memilih menjadi anak putri Firaun (ay. 10), ketika diangkat sebagai anak, Musa layak mewarisi takhta.

Orang Yahudi memberitahu kita bahwa pada saat menyunat Musa, ayahnya memberinya nama Joachim, tetapi putri Firaun menamai dia Musa, yang dalam bahasa Mesir berarti ditarik dari air.
Kita mengimani bahwa Musa telah ditetapkan oleh Allah sebagai Nabi yang membawa Israel keluar dari Mesir. Dan Nabi yang besar itu terselamatkan dari pembantaian bayi-bayi orang Israel di Mesir bahkan diangkat menjadi anak oleh Putri Firaun dengan peristiwa yang cukup unik yakni diambil dari sungai Nil. Dan sesuai dengan namanya yakni Musa; diambil dari air. Rancangan Tuhan atas hidup utusannya tidak pernah gagal bahkan bisa melalui ragam peristiwa dan ragam media.

https://alkitab.sabda.org/commentary.php?passage=Keluaran+2%3A+1-10

Pendahuluan

  1. Minta remaja presentasi prakarya yang telah mereka buat bersama dengan teman mereka.
  2. Ajak remaja membaca Keluaran 2: 1-10!

Cerita Bahasa Indonesia
Remaja yang dikasihi Tuhan.

Luar biasa bukan manfaat air bagi kehidupan kita. Sekitar 50-70% tubuh manusia terdiri dari air, termasuk kulit, jaringan tubuh, sel-sel dan seluruh organ. Tidak ada manusia yang dapat bertahan hidup dalam waktu lama jika tubuh kekurangan cairan. Manusia masih mampu bertahan apabila ada air meski tanpa makanan tapi tidak akan mampu bertahan bila tidak ada air meski ada makanan.

Air juga menjadi sarana penyelamatan seorang Nabi besar Israel yaitu Nabi Musa. Ia diselamatkan bahkan diangkat menjadi anak oleh Putri Firaun ketika ia ditemukan di sungai Nil. Namanya pun Musa; diambil/ditarik dari air. Peristiwa penyelamatan Musa dari sungai Nil ini unik ya..

Ia diletakkan di dalam keranjang anyaman daun pandan di tepi sungai. Seandainya tetap berada di situ, ia pasti akan mati dalam waktu singkat karena kelaparan, kalau tidak dihanyutkan arus atau dilahap buaya. Andaikata dia jatuh ke tangan lain dan bukan ke tangan putri Firaun, orang tidak akan mau atau berani bertindak selain langsung melemparkannya ke dalam sungai. Namun, pemeliharaan Allah membawa bayi Musa itu ditemukan oleh putri Firaun.
Kita percaya bahwa Musa telah ditetapkan oleh Allah sebagai Nabi yang membawa Israel keluar dari Mesir. Dan Nabi yang besar itu terselamatkan dari pembunuhan bayi-bayi orang Israel di Mesir bahkan diangkat menjadi anak oleh Putri Firaun dengan peristiwa yang cukup unik yakni diambil dari sungai Nil. Dan sesuai dengan namanya yakni Musa; diambil dari air. Rancangan Tuhan atas hidup utusannya tidak pernah gagal bahkan bisa melalui ragam peristiwa dan ragam media. Maka percayalah bahwa Allah mampu berkarya dalam hidup kita dengan cara yang luar biasa.

Jika air dipakai oleh Allah untuk menyelamatkan Musa. Dan kita mengalami sendiri betapa air amat sangat berguna bagi hidup kita, kita punya tugas untuk menyelamatkan air agar terjaga kelestariannya.

CaritaBasa Jawi
Remaja kinasih,

Pancen mantep tenan manfaate banyu kanggo uripe awakdhewe. Antara 50-70% badan iki saka banyu, termasuk kulit, jaringan, sel-sel uga kabeh organ. Ora ana manungsa sing isa urip suwe yen badane kurang banyu. Manungsa isih isa tahan yen ana banyu masio ora ana panganan, nanging manungsa ora bakal isa tahan yen ora ana banyu masio ana panganan.

Banyu iku uga dadi jalaran slamete Nabi gedhe Israel yaiku Musa. Dheweke kaslametake malah diangkat dadi anake Putri Firaun wektu Musa ditemu ning kali Nil. Jenenge Musa, artine dijupuk saka banyu. Unik ya kejadian Musa iki…
Musa dideleh ning kranjang godong pandan ning pinggir kali. Yen tetep ning pinggir kali, Musa isa ndang mati merga keluwen, isa kenyot utawa dipangan baya. Yen Musa ditemu wong liya, dudu Putri Firaun, wong iku ora bakal wani jupuk, malah isa diuncalke nang tengah kali. Nanging Gusti Allah nuntun bayi Musa iku ditemu Putri Firaun.

Kita percaya yen Musa iku uwis katetepake dening Gusti Allah dadi Nabi sing bakal gawa bangsa Israel metu saka Mesir. Lan nabi kang gedhe iku kaslametke saka rajapati bayi-bayi wong Israel ning Mesir malah diangkat dadi anake Putri Firaun saka kejadian sing ora biasa yaiku dijupuk saka kali Nil. Pada kaya jenenge yaitu Musa; dijupuk saka banyu. Rancangane Gusti kanggo urip utusane ora nate gagal malah isa gawe macem-macem kejadian uga macem-macem sarana. Dadi percayaa yen Allah iku mampu makarya ning urip kita mawi cara kang luar biasa.

Yen banyu dienggo Gusti Allah gawe nylametke Musa. Lan kita uga ngrasake dhewe pentinge banyu kanggo urip iki, awakdhewe duwe tugas yaiku njaga supaya banyu iku tetep lestari.

Aktivitas

  • Remaja membuat komitmen dengan menuliskan salah satu cara menghemat air yang mereka tuliskan pada prakarya mereka di kertas stiker yang telah dibagikan oleh pamong.
  • Kertas komitmen yang telah remaja isi menjadi komitmen yang mereka buat untuk dilaksanakan setiap hari.
  • Pamong menyiapkan kertas komitmen pada kertas stiker yang telah diprint sesuai dengan format di bawah untuk dibagikan kepada remaja.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak