Kado Natal Pancaran Air Hidup 24 Desember 2022

24 December 2022

Bacaan: Yesaya 9 : 1 – 6 │ Pamuji: KJ. 118 : 1, 2
Nats:Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita, lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” (Ayat 5)

Kado natal apakah yang saudara harapkan di natal tahun ini? Baju baru, kendaraan baru, perhiasan baru atau kedamaian hati? Menjelang natal sebagian umat Kristen akan mempersiapkan segala sesuatunya yang berhubungan dengan pernak-pernik natal. Para orang tua ataupun pamong anak juga memberikan kado natal kepada anak-anak. Kado yang sederhana namun memberi kesan yang dalam bagi anak-anak untuk bersukacita di hari natal. Tidak salah menyiapkan dan memberikan kado natal kepada anak-anak atau saudara yang lain, tetapi kita tidak boleh melupakan makna natal itu sendiri. Natal adalah kelahiran Yesus di tengah dunia, Allah yang menjelma menjadi manusia. Ia hadir di tengah kita membawa sukacita dan damai sejahtera. Itulah kado natal yang sesungguhnya.

Bagian bacaan kita di malam natal ini berisikan nubuatan Yesaya akan datangnya Sang Terang pembawa keselamatan bagi Israel. Nubuatan ini digenapi dalam tiga peristiwa penting. Pertama melalui Hizkia yang membawa perubahan baru dalam kehidupan bangsa Israel. Hizkia membangun kembali relasi hubungan bangsa Israel dan Allah yang selama ini rusak karena ketidaksetiaan Israel. Kedua, nubuatan ini digenapi pada masa bangsa Yehuda kembali ke tanah Perjanjian. Mereka dipulihkan Allah setelah hidup sekian lama di tanah pembuangan Babel. Ketiga, nubuatan ini digenapi dalam diri Yesus Kristus. Dialah Allah yang menjadi manusia. Kedatangan-Nya di dunia adalah untuk menyelamatkan manusia dari kuasa dosa. Yesuslah yang disebutkan oleh Yesaya sebagai Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. (Ay. 5).

Hari ini kita berada di malam natal. Mari sejenak kita merenungkan: Allah telah menganugerahkan keselamatan bagi kita melalui Yesus Kristus sebagai kado terindah bagi kita, lantas kado apakah yang sudah kita berikan kepada Tuhan? Tentunya hati dan hidup kita yang sungguh mengasihi Tuhan dan sesama, itulah kado kita untuk Tuhan. Kini mari kita sambut hari natal dengan sukacita dan penuh syukur. Mari kita rayakan kelahiran Tuhan Yesus dengan komitmen iman bahwa kita senantiasa hidup kudus dan berkenan kepada Allah, sebab itulah kado terindah yang dapat kita berikan kepada Tuhan. Amin. [AR].

“Kado natal tidak dapat dinilai dengan materi tetapi dengan kesediaan hidup seturut kehendak Kristus.”

Renungan Harian

Renungan Harian Anak