Rayakan Kasih dan Damai Sukacita Pancaran Air Hidup Junior 4 September 2022

4 September 2022

Bahan Bacaan: Yesaya 9: 1-6
Nats:…. Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada diatas bahunya, dan namanya disebutkan orang; Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” (Yesaya 9: 5)

Grace sedang berjalan bergandengan tangan bersama kakaknya di tengah hutan. Di tengah jalan, Grace melepaskan gandengannya dan berlari menjauh. Setelah agak jauh berjalan, Grace menyadari bahwa dia sudah tersesat dan sudah tidak ada lagi sosok kakak disampingnya. Grace mulai merasa ketakutan, kuatir, cemas dan gelisah. Pikiran buruk mulai menguasainya. Tiba-tiba terdengar suara orang yang memangol-manggil namanya. Grace kemudian bergegas mencari sumber suara itu. Ia melihat kakaknya sedang dalam perjalanan untuk menjumpai dia. Akhirnya Grace merasa lega, ketakutan dan kecemasan yang dia rasakan sekarang berubah menjadi damai, sukacita, dan penuh harapan karena akhirnya dia akan kembali bertemu dengan kakaknya.

Nabi Yesaya datang dan memberitahukan kabar damai sukacita kepada bangsa Israel. Tentu saja hal ini sangat melegakan hati bangsa Israel karena mereka sedang dalam keadaan cemas dan gelisah seperti Grace yang tersesat. Tuhan mengasihi bangsa Israel dan akan mendatangkan seorang penyelamat, raja damai bagi bangsa Israel. Anak yang akan lahir, itulah yang nantinya membawa bangsa Israel memperoleh keselamatan dari Tuhan.

Teman-teman, kita yang sudah menerima keselamatan dan damai sukacita itu. Kita diajak untuk merayakannya, tapi dengan apa kita bisa merayakannya? Dengan kita tetap berbuat baik kepada orang lain, dengan kita mengasihi dan menyayangi kakak/adik kita, serta dengan kita taat kepada mama dan papa kita sebagai wakil Tuhan untuk menjaga kita.

Nah, buatlah kartu ucapan yang akan kamu berikan pada orang yang kamu kasihi.

Doaku:Tuhan, terimakasih untuk damai, kasih dan sukacita yang Tuhan berikan kepadaku melalui orang-orang yang aku kasihi, aku mau merayakannya bersama mereka. Amin.

Renungan Harian

Renungan Harian Anak